Kompas.com - 14/02/2021, 17:02 WIB
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol Leo Surya Nugara Simatupang KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol Leo Surya Nugara Simatupang

AMBON, KOMPAS.com - Seseorang berinisial EN (31) yang diduga pelaku utama dalam kasus pembunuhan terhadap mahasiswa Universitas Pattimura Ambon, Husein Suat, akhirnya menyerahkan diri kepada polisi, Minggu (14/2/2021) dini hari.

EN menyerahkan diri setelah massa dari pihak keluarga korban berusaha mencarinya di sebuah kawasan di Kecamatan Teluk Ambon.

Pihak keluarga korban mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku.

"Untuk DPO kasus di Jembatan Merah Putih dengan inisial EN sudah menyerahkan diri tadi malam," kata Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease Kombes Leo Surya Nugraha Simatupang kepada wartawan, Minggu.

Baca juga: Mengenal Leni Haini, Mantan Atlet Dayung Jambi yang Viral karena Berencana Menjual Medalinya

EN menjadi buronan selama tiga hari, usai terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap Husein di kawasan Jembatan Merah Putih Ambon, Kamis (11/2/2021).

Menurut Leo, setelah menyerahkan diri, tersangka langsung menjalani pemeriksaan dan langsung ditahan di sel tahanan Polresta Pulau Ambon.

"Dia ini merupakan pelaku utama dan saat ini sudah langsung ditahan di sel tahanan Polresta," ujar Leo.

Baca juga: Meneliti Penyebab Tanah Bergerak di Aceh hingga Upaya Penyelamatan Warga

Adapun EN disangka melanggar Pasal 338 dan atau Pasal 170 ayat 2 dan atau Pasal 351 ayat 3 jo Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Dalam kasus ini, sebanyak 6 orang termasuk EN telah ditetapkan sebagai tersangka.

Diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswa Universitas Pattimura Ambon bernama Husein Suat tewas dikeroyok sejumlah orang di atas Jembatan Merah Putih Ambon pada Kamis (11/2/2021), sekitar pukul 04.00 WIT.

Baca juga: Mahasiswa Unpatti Ambon Tewas Dikeroyok, 9 Orang Ditahan

Korban tewas dengan bekas luka memar di sejumlah bagian tubuh dan juga luka robek bekas tusukan benda tajam di bagian punggung kirinya.

Setelah insiden pembunuhan itu, polisi langsung menangkap 9 orang untuk dimintai keterangan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X