Kompas.com - 14/02/2021, 09:00 WIB
Seorang ibu muda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melahirkan setelah ia baru sadar hamil satu jam sebelumnya Foto: TribunnewsSeorang ibu muda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melahirkan setelah ia baru sadar hamil satu jam sebelumnya

KOMPAS.com - Seorang ibu muda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berinisial SZ (25), warga Kampung Gabungan, Desa Sukapara, Kecamatan Cidaun, melahirkan seorang bayi setelah merasakan hamil hanya satu jam.

SZ melahirkan bayi perempuan dengan bobot 2,9 kilogram dengan normal di puskesmas setempat.

Kata AZ, sebelum melahirkan, awalnya ia sedang bersantai di rumah. Namun, tiba-tiba ia merasakan seperti ada angin yang masuk lewat organ kewanitaannya.

Baca juga: Kaget dan Heran, Katanya Saya Hamil dan Sudah Waktunya Melahirkan

Setelah itu, dirinya merasa sakit selama 15 menit dan perutnya membesar. Namun, tak berselang lama perut Siti kembali mengecil.

"Beberapa jam sebelum melahirkan perasaan saya merasa ada yang masuk ke dalam rahim saya dan terasa sakit, setelah itu selama 15 menit perut saya tiba tiba buncit dan membesar selang dua menit perut saya kembali rata dan besar lagi," katanya, Jumat (12/2/2021), dikutip dari TribuJabar.id.

Baca juga: Kronologi Avanza Berpenumpang 7 Orang Tersesat di Hutan Gunung Putri Saat Tengah Malam

Saat itu, kata SZ, ia mengira penyakit lambungnya kambuh.

“Waktu itu saya mengira (perut membuncit) penyakit lambung saya kambuh,” kata SZ kepada wartawan, Jumat (12/2/2021).

Baca juga: Ibu Muda di Cianjur Melahirkan Bayi Perempuan Setelah Rasakan Hamil 1 Jam

Takut terjadi yang tak diinginkan, ia lantas diantar saudaranya ke Puskesmas terdekat untuk memeriksakan diri.

Namun, sesampainya di puskesmas ia terkejut saat diberitahu hamil dan akan segera melahirkan.

“Kaget dan heran, katanya saya hamil dan sudah waktunya melahirkan,” ujarnya.

"Akhirnya perut saya merasakan mules dan langsung melahirkan bayi berjenis perempuan," sambungnya.

Baca juga: Kesaksian Ayah Wanita yang Hamil 1 Jam dan Langsung Melahirkan

Atas peristiwa yang dialaminya, SZ pun mengaku kaget. Sebab, ia merasa setiap bulannya haidnya normal.

"Kalau proses haid saya normal sebulan sekali makanya saya kaget tiba-tiba perut saya bisa langsung hamil dan melahirkan bayi," ujarnya dikutip dari TribunJabar.id.

"Jujur saja hingga sekarang ini saya masih merasa kaget, mungkin ini sudah takdir dari Allah SWT yang terpenting saya dan dede bayi sehat," lanjutnya.

Baca juga: Satu Keluarga di Surabaya Jadi Copet, Ini Peran Setiap Pelaku Saat Beraksi

Sementara itu, Kepala Puskesmas Cidaun, Erman Sulaeman mengatakan, kelahiran bayi tanpa mengandung dari sisi medis tidak mungkin.

Dijelaskan Erman, dalam dunia medis hal itu ada yang disebut Cryptic Pregnancy atau hamil samar. Di mana sang ibu tidak menyadari jika ia sedang hamil dan baru tahu setelah tiba waktunya melahirkan.

"Jadi, hal ini merupakan hal yang sudah biasa terjadi walaupun kasusnya tidak banyak," kata Erman dikutip dari TribunJabar.id.

Baca juga: Pengakuan Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP: Saya Suka Sama Dia, tapi...

Masih dikatakan Eman, terkait dengan kehamilan tersebut bisa disebabkan dari bentuk organ tubuh dan bisa dari riwayat KB yang dipakai sehingga kehamilannya tidak bisa terdeteksi.

"Kalau menurut saya ini peroses kehamilan yang normal, tapitidak terlihat. Namun munculnya saat peroses persalinannya saja," ungkapnya.

Baca juga: Usai Viral Video Pelajar Ngebut di Air Genangan hingga Menciprat, Orangtua Serahkan Anak ke Polisi

 

(Penulis Kontributor Cianjur, Firman Taufiqurrahman | Editor Dony Aprian)TribunJabar.id



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X