Cegah Penyebaran Covid-19, 222 Kampung Tangguh di Pemalang Disemprot Disinfektan

Kompas.com - 14/02/2021, 06:30 WIB
Petugas dari PMI Kabupaten Pemalang menyemprot rumah warga di Kelurahan Bojongbata Kabupaten Pemalang. Kompas.com/Ari HimawanPetugas dari PMI Kabupaten Pemalang menyemprot rumah warga di Kelurahan Bojongbata Kabupaten Pemalang.

PEMALANG, KOMPAS.com - Sebanyak 222 kampung tangguh didirikan untuk mendukung penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho mengatakan, ratusan kampung tangguh itu akan disemprot cairan disinfektan sebanyak tiga kali sehari oleh relawan PMI dibantu pihak desa dan kelurahan.

“Penyemprotan disinfektan di wilayah yang menerapkan PPKM mikro sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19,” kata Ronny di Kelurahan Bojongbata, Kabupaten Pemalang, Sabtu (13/2/2021).

Baca juga: Perbaikan Jembatan Rembun Pekalongan-Pemalang Selesai Akhir Maret 2021

Dia menambahkan, setiap kampung tangguh diharuskan mendirikan posko dalam rangka menyukseskan PPKM berskala mikro.

“Dari pantauan kami kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan sudah semakin baik,” tambah dia.

Dia berharap, kerja sama UKL semakin efektif dalam mendukung program PPKM mikro di wilayah Kabupaten Pemalang.

Baca juga: Guru SD yang Bantu Murid Kesulitan Belajar Online di Pemalang Terinfeksi Covid-19

Data dari Satgas Covid-19 Kabupaten Pemalang, hingga 11 Februari 2021 sebanyak 3.542 orang terkonfirmasi positif virus corona.

Rinciannya, 315 orang masih dirawat, 3.027 dinyatakan sembuh dan 200 orang meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar Optimis Percepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar Optimis Percepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X