Balita yang Hanyut di Sungai Sekatak Kaltara Ditemukan dalam Kondisi Tewas

Kompas.com - 13/02/2021, 19:40 WIB
Tim SAR gabungan bersama.keluarga korban akhirnya menemukan jenazah Afi (4), arus sungai deras dengan bebatuan besar, serta nihilnya signal menjadi tantangan tim pencari Dok.SAR kota TarakanTim SAR gabungan bersama.keluarga korban akhirnya menemukan jenazah Afi (4), arus sungai deras dengan bebatuan besar, serta nihilnya signal menjadi tantangan tim pencari

TANJUNG SELOR, KOMPAS.com – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan akhirnya menemukan Muhammad Afi (4) dalam keadaan meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Kota Tarakan Amiruddin mengatakan, korban dicari sejak Kamis (11/2/2021) dan baru ditemukan Sabtu (13/2/2021) sekitar pukul 15.30 Wita.

"Korban ditemukan pada koordinat 3°14'26.2."N - 117°13.38.9."E," ujar Amiruddin kepada wartawan, Sabtu.

Baca juga: Temani Kakak Berenang, Balita Afi Terpeleset dan Hanyut di Sungai

Pencarian korban melibatkan TNI-Polri, BPBD dan keluarga korban.

Beratnya medan dengan banyak batuan besar di tengah Sungai Sekatak menjadi hambatan dan kendala yang dihadapi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, musim pancaroba dengan fenomena cuaca La Nina yang terjadi, ditambah nihilnya signal di lokasi pencarian, kian menyulitkan tim melakukan komunikasi dan koordinasi.

"Korban dievakuasi ke dermaga Desa Ujang untuk diserahkan ke pihak keluarga, dengan demikian, operasi SAR kami tutup," lanjutnya.

Baca juga: Banjir Bandang di Jembrana, Rumah dan Ternak Hanyut

Sebelumnya diberitakan, Muhammad Afi (4) hanyut di derasnya arus Sungai Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Kepala Kantor Search and Rescue (SAR) Kota Tarakan Amiruddin mengungkapkan, balita tersebut diduga terpeleset saat bermain main di atas jembatan.

"Pada Kamis 11 Februari 2020 sekitar pukul 16.00 Wita, korban menemani kakaknya berenang, ia berada di jembatan, jadi analisa kami, korban terpeleset sehingga jatuh ke sungai," ujar Amiruddin.

Dalam kesehariannya, kata Amir, dua kakak beradik asal Desa Ujang Sekatak tersebut memang akrab satu sama lain dan selalu bersama.

Si adik yang saat ini dalam pencarian tim SAR, sering menjadi penerjemah ucapan si kakak yang memiliki gangguan bicara.

Laporan yang diterima SAR, korban mengenakan kaos merah dengan gambar spiderman, celana hitam dan sandal jepit berwarna abu-abu.

"Tim SAR baru terima laporan sekitar pukul 21.00 Wita, kami terjunkan 6 personel dengan perahu RIB (rigid inflatable boats)," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X