PPKM Mikro Dipermanenkan, Bupati Banyumas: Masyarakat Bebas Berkegiatan, tapi...

Kompas.com - 13/02/2021, 14:49 WIB
Bupati Banyumas Achmad Husein di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (13/2/2021). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINBupati Banyumas Achmad Husein di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (13/2/2021).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Pemkab Banyumas, Jawa Tengah, berencana akan melanjutkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro yang akan berakhir pada 22 Februari 2021.

"Karena ini bagus, akan kita permanenkan saja," kata Bupati Banyumas Achmad Husein seusai peluncuran PPKM mikro di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Sabtu (13/2/2021).

Husein mengatakan, di Banyumas tidak ada RT yang masuk kategori zona merah.

Meski demikian, ada 10 desa/kelurahan dari total 331 desa/kelurahan yang masuk zona merah.

Baca juga: PPKM Mikro, Pembatasan Tempat Wisata di Kabupaten Bandung Dilonggarkan

Untuk menekan laju penyebaran Covid-19, satgas dari tingkat kabupaten hingga RT yang telah terbentuk untuk turun ke lapangan mengedukasi masyarakat.

Lebih lanjut, Husein mengatakan, dalam PPKM mikro ini tidak ada larangan masyarakat untuk melakukan kegiatan.

"Masyarakat bebas berkegiatan, tapi tetap harus menerapkan 5M, karena itu kuncinya. Berkegiatan bebas, tapi menerapkan 5M dengan sebenar-benarnya, jangan hanya bicara. Harus ada yang memberi contoh, itu kuncinya," ujar Husein.

Masyarakat juga dilarang memasang portal di pintu masuk desa atau gang seperti pada saat awal-awal pandemi Covid-19.

"Enggak boleh (memasang portal), saya larang, nanti ekonomi mati. Kita ingin ekonomi tumbuh, tapi masyarakat selamat," kata Husein.

Baca juga: PPKM Mikro di Malang, Tiap RT Diberi Tanda Bendera Sesuai Tingkat Risiko Penularan Covid-19

Husein menyontohkan, di tengah pandemi Covid-19 masyarakat di Jepang tetap dapat beraktivitas seperti biasa.

"Seperti orang Jepang bisa bergerak ke mana-mana, bebas, ekonominya tumbuh, karena mereka displin (menerapkan 5M)," kata Husein.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X