Pura-pura Bertamu Lalu Sekap ART, Perampok Gasak Uang dan Barang di Rumah Mewah

Kompas.com - 13/02/2021, 14:24 WIB
Ilustrasi perampokan. ShutterstockIlustrasi perampokan.

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Polisi menangkap dua pria di Makassar usai diduga anggota kawanan perampok rumah mewah yang berada di Jalan Johar, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Minggu (7/2/2021) lalu. 

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khaerul mengatakan, kedua pria tersebut bernama Juli (25) dan Rahmat (23). Keduanya ditangkap di tempat berbeda pada Jumat (12/2/2021) malam. 

Juli ditangkap di Jalan Hertasning, Kabupaten Gowa. Sementara Rahmat ditangkap di Jalan Veteran Lorong 45 Makassar.

Saat penangkapan, kedua pelaku melawan petugas hingga membuat polisi melepaskan tembakan. 

Baca juga: Alasan Pria Ini Marahi Kurir Paket COD dan Tolak Bayar: Barang yang Dikirim Tak Sesuai Pesanan

"Pelaku bertamu ke rumah korban dan mengatakan kepada salah seorang ART bahwa mereka disuruh pemilik rumah ambil barang sehingga pembantu tersebut membuka pintu pagar besi," kata Khaerul, Sabtu (13/2/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah asisten rumah tangga (ART) tersebut membukakan mereka pintu, komplotan  perampok yang berjumlah 4 orang itu langsung menyengkap ART tersebut. 

Mereka kemudian memasuki rumah mewah dan mengambil beberapa perhiasan, barang elektronik serta uang tunai di rumah itu. 

"Pelaku mengambil barang-barang milik korban berupa brangkas yang berisikan perhiasan. Dengan adanya kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 500 juta," ujar Khaerul. 

Saat ini, kata Khaerul, masih ada 2 komplotan perampok yang melarikan diri. Sementara, polisi juga mengejar seorang wanita yang diduga penadah hasil rampokan tersebut. 

Baca juga: Viral, Penerima Paket COD Tidak Sesuai Marahi Kurir, Begini Ceritanya

Dari pemeriksaan polisi, Rahmat saat aksi perampokan terjadi bertindak menjaga di luar rumah untuk melihat situasi saat rekan-rekannya merampok. 

"Sementara peran Juli yang mengancam penghuni rumah dengan badik dan menyekap penghuni rumah di kamar dan mengambil brangkas dan alat elektronik," kata Khaerul. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X