Risma Datang Dini Hari ke Posko Pengungsian Banjir Pekalongan Bawa Tikar dan Selimut

Kompas.com - 12/02/2021, 07:58 WIB
Menteri Sosial RI Tri Risma Harini memberikan arahan ke Walikota Pekalongan Saelany Mahfudz dan Wakil Walikota Afzan Arslan Djunaed. Kompas.com/Ari HimawanMenteri Sosial RI Tri Risma Harini memberikan arahan ke Walikota Pekalongan Saelany Mahfudz dan Wakil Walikota Afzan Arslan Djunaed.

PEKALONGAN, KOMPAS.com - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mendatangi sejumlah lokasi pengungsian dan dapur umum di Kota dan Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (12/2/2021).

Tiba sekitar pukul 01.30 WIB, langsung meninjau lokasi pengungsian banjir di Stadion Hoegeng yang didirikan Brimob,TNI dan Tagana dan memeriksa dapur umum.

Baca juga: Ini Cerita di Balik Foto Viral Seorang Wanita Pengungsi Banjir di Kudus Shalat di Gereja

Risma juga meninjau salah satu lokasi yang terdampak banjir di Kelurahan Pasirkratonkramat, Kota Pekalongan.

Baca juga: Di Balik Cerita Kapok ke Dinsos Pekalongan yang Viral di Media Sosial

Risma mengatakan, dalam penanganan banjir di Kota Pekalongan,yang menjadi poin penting adalah tidak adanya warga yang terlantar dan kebutuhan sandang pangan korban banjir terpenuhi.

"Agar warga tidak terlantarkan, yang paling penting itu. Kami juga sudah mengecek bagaimanan kondisi pengungsian, ketersediaan makanan, penerapan protokol kesehatan, Alhamdulillah semua penanganannya bagus bagus," kata Risma saat berada di lokasi pengungsian Aula SMK 2 Kota Pekalongan, Jumat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam kunjungannya, Risma turut prihatin atas musibah banjir yang terjadi hampir merata di wilayah pantura khususnya di Kota Pekalongan.

Terlebih, pihaknya juga menekankan kepada pemerintah setempat dan pihak-pihak terkait agar dapat mengantisipasi bencana banjir ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa dan mengetahui penyebab banjir serta mencari solusi penanganannya yang tepat.

"Musibah banjir ini adalah cobaan, kita semua harus sabar. Saya juga sudah berbincang kepada Pak Wali Kota dan unsur terkait lainnya mengenai penanganan banjir ini agar jangan sampai menimbulkan korban. Penyebab banjir juga harus bisa diketahui dan bisa diselesaikan," ucap mantan wali kota Surabaya dua periode ini.

Dalam kunjungannya ke Kota Pekalongan, Risma juga memberikan bantuan selimut, tikar, dan makanan ringan kepada para pengungsi.

Data terakhir dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan, banjir yang menerjang Pekalongan kini mulai surut.

Dari semula menggenangi 22 Kelurahan kini menjdi 14 kelurahan yang ada di Kota Pekalongan dengn jumlah pengungsi yang masih bertahan 1.889 orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X