Kompas.com - 11/02/2021, 19:19 WIB
Salah seorang pengurus melakukan persiapan di Kelenteng Kim Hin Kiong jelang perayaan imlek, Kamis (11/2/2021). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHSalah seorang pengurus melakukan persiapan di Kelenteng Kim Hin Kiong jelang perayaan imlek, Kamis (11/2/2021).

GRESIK, KOMPAS.com - Perayaan Imlek 2572/2021 di Kelenteng Kim Hin Kiong bakal berbeda dari tahun sebelumnya.

Perayaan Imlek di kelenteng yang berlokasi di Jalan Dr Setia Budi Gang Kelenteng nomor 56, Kelurahan Pulopancikan, Kecamatan Gresik Kota, Gresik, Jawa Timur, itu bakal dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat karena bersamaan dengan pandemi Covid-19.

"Imlek pada tahun ini difokuskan pada ritual minta doa. Untuk jemaah yang datang, diimbau sembayang secara bergantian," ujar Ketua Kelenteng Kim Hin Kiong, Budi Prasetyo Tedjo kepada awak media, Kamis (11/2/2021).

Baca juga: 2 Pegawai Pengadilan Agama Gresik Positif Covid-19, Pelayanan Ditutup hingga 5 Februari

Untuk itu, pengurus kelenteng bakal membuat penjadwalan bagi jemaah yang datang supaya sembayang dilakukan secara tertib bergantian, dan pastinya menghindari kerumunan massa untuk mencegah penyebaran penularan Covid-19.

Ritual penutup tahun dilakukan pada malam ini sekitar pukul 23.00 WIB, yang dikatakan Budi sebagai tanda terima kasih kepada kaisar langit.

Agenda inipun hanya akan diikuti oleh enam pengurus inti Kelenteng Kim Him Kiong.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Markus mengatakan, pandemi Covid-19 yang masih berlangsung memang membuat kegiatan keagamaan harus dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19, sesuai instruksi Menteri Agama RI.

Baca juga: Tanggul Penahan Air Laut di Gresik Ini Rusak Dihantam Ombak

"Kami sampaikan terima kasih kepada pengurus kelenteng, yang sudah proaktif mengimbau para jemaah dalam mematuhi imbauan pemerintah, dalam rangka memutus penyebaran Covid-19," tutur Markus.

Markus berharap, para jemaah di kelenteng mematuhi penerapan protokol kesehatan 5M.

Mulai dari memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, membatasi mobilitas interaksi sosial, serta menghindari adanya kerumunan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X