“Jagoan” Bandar Sabu Punya Lahan 13 Hektar, Terkuak saat Ditangkap Polisi

Kompas.com - 11/02/2021, 15:50 WIB
Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin dan Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto menunjukkan belasan sertifikat tanah seluas 13 hektare milik tersangka bandar sabu-sabu Labuhanbatu, Man Batak. Tersangka dijerat dengan UU tentang Narkotika dan UU TPPU, air softgun dan uang ratusan juta di dalam rekeningnya. KOMPAS.COM/DEWANTOROKapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin dan Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto menunjukkan belasan sertifikat tanah seluas 13 hektare milik tersangka bandar sabu-sabu Labuhanbatu, Man Batak. Tersangka dijerat dengan UU tentang Narkotika dan UU TPPU, air softgun dan uang ratusan juta di dalam rekeningnya.

KOMPAS.com - Salah satu bandar sabu-sabu terbesar di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut), FP alias Man Batak, ditangkap polisi.

Dari penangkapan tersebut, Polda Sumut menyita 13 sertifikat tanah dan 1 surat keterangan tanah milik tersangka dengan luas sekitar 13 hektar.

"Kemudian ada mobil yang kita sita. Termasuk di depan ada Rubicon, Expander, Pajero, L200, ada CRV. Ini semua akan kita sita untuk negara," jelas Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Martuani Sormin dalam jumpa pers di Mapolda Sumut, Kamis (11/2/2021) siang.

Empat unit rumah berukuran besar dan juga uang dari rekening Man Batak sejumlah Rp505.040.000 turut disita penyidik.

Baca juga: Bandar Sabu Terbesar Labuhanbatu dengan Kekayaan Berlimpah Tertangkap, Kapolda Sumut: Kami akan Miskinkan Dia

Bakal dimiskinkan

Man Batak (kanan) sedang berbicara dengan seorang tersangka lainnya usai konferensi pers di Mapolda Sumut tentang pengungkapan kasus sabu-sabu seberat 29,93 kg selama bulan Januari 2021. Man Batak merupakan bandar sabu-sabu terbesar di Labuhanbatu yang memiliki belasan sertifikat tanah seluas 13 hektare, air softgun, 5 mobil mewah, 4 rumah dan lainnya. Dia dijerat dengan UU tentang Narkotika dan UU TPPU.KOMPAS.COM/DEWANTORO Man Batak (kanan) sedang berbicara dengan seorang tersangka lainnya usai konferensi pers di Mapolda Sumut tentang pengungkapan kasus sabu-sabu seberat 29,93 kg selama bulan Januari 2021. Man Batak merupakan bandar sabu-sabu terbesar di Labuhanbatu yang memiliki belasan sertifikat tanah seluas 13 hektare, air softgun, 5 mobil mewah, 4 rumah dan lainnya. Dia dijerat dengan UU tentang Narkotika dan UU TPPU.

Polisi akan menjerat Man Batak dengan UU tentang narkotika dan pencucian uang.

Menurutnya, penggunaan UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) ini adalah yang kedua kali dilakukan oleh Polda Sumut.

"Karena predikat crime-nya sudah ketemu, tindak pidana narkotika, maka kami terapkan UU TPPU. Kalau pelaku kita tembak mati, maka sah lah harta warisan untuk anak istri menjadi sah. Tetapi kita tidak lakukan itu, kita lakukan adalah TPPU. Kali ini Polda Sumut tidak laksanakan tradisi lama, tapi tradisi baru, miskinkan dia," tuturnya.

Baca juga: Pengedar Sabu Positif Covid-19, Polisi Periksa Pakai Video Call

Martuani menerangkan dalam kurun satu bulan terakhir ini pihaknya memperoleh komplain tentang seseorang yang disebutnya “jagoan” bandar narkotika berinisial IP alias Man Batak.

“Dan hari ini kami bisa buktikan bahwa Man Batak bisa ditangkap dengan segala tindakannya yang telah kami lakukan. Penangkapan Man Batak dengan rombongan dan modus-modus barunya kita lakukan dengan profesional," ujarnya.

Baca juga: Kurir Sabu Kelabui Petugas Bandara dengan Cara Ini

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X