Longsor Lubang Tambang di Tanah Bumbu Tewaskan 10 Orang, 4 Orang Jadi Tersangka

Kompas.com - 11/02/2021, 14:55 WIB
Proses pencarian terhadap sisa korban yang terjebak di lubang galian tambang di Kecamatan Mantewe, Tanah Bumbu, Kalsel, Jumat (28/1/2021) tidak membuahkan hasil. Pencarian dilanjutkan Sabtu (30/1/2021). Humas Polres Tanah BumbuProses pencarian terhadap sisa korban yang terjebak di lubang galian tambang di Kecamatan Mantewe, Tanah Bumbu, Kalsel, Jumat (28/1/2021) tidak membuahkan hasil. Pencarian dilanjutkan Sabtu (30/1/2021).

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Polisi menetapkan empat orang tersangka atas peristiwa longsor lubang galian tambang yang menewaskan 10 orang pekerja di Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kapolda Kalsel Irjen Rikhwanto mengatakan, dari hasil penyelidikan ditemukan kelalaian dari pihak perusahaan.

Perusahaan diduga mengetahui bahaya yang bisa ditimbulkan, tetapi tetap membolehkan para pekerja menambang.

"Ada kelalaian dari perusahaan di mana mereka membiarkan, kemudian paham dan membolehkan mereka menambang di situ," ujar Rikhwanto dalam keterangan yang diterima, Kamis (11/2/2021).

Baca juga: Petaka di Lubang Galian Tambang Tanah Bumbu dan Mereka yang Berhari-hari Terjebak

Penetapan empat orang tersangka disimpulkan berdasarkan keterangan dari 24 orang saksi ahli.

"Saat ini sudah ditetapkan empat orang sebagai tersangka. Insyaallah kita yakinkan bisa sampai ke pengadilan," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keempat tersangka tersebut adalah AR selaku kepala teknik tambang, JS selaku manajer operasional, US selaku pengawas tambang, dan S selaku wakil pengawas tambang.

Kapolda Kalsel Irjen Rikwanto saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait pelarangan berkumpul saat malam pergantian tahun, Sabtu (19/12/2020).KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWAR Kapolda Kalsel Irjen Rikwanto saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait pelarangan berkumpul saat malam pergantian tahun, Sabtu (19/12/2020).
Menurut Rikhwanto, empat tersangka ini dijerat dengan pasal 158 Undang-undang Nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba yang berbunyi karena kelalainnya menyebabkan orang lain meninggal dunia, sebagaimana dimaksud dalam pasal 359 KUHP.

"Secara akumulasi, mereka akan dipidana paling lama 5 tahun penjara dan denda Rp 100 miliar," pungkasnya.

Baca juga: 10 Pekerja Tambang di Tanah Bumbu Kalsel Terjebak Longsor, Evakuasi Terkendala Cuaca

Sebelumnya diberitakan, 10 pekerja ditemukan tewas dalam lubang galian tambang di Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel, setelah terjebak longsor saat melakukan aktivitas pertambangan.

Kejadian longsor di lubang galian tambang terjadi, pada 24 Januari 2021.

Beruntung 12 pekerja lainnya berhasil menyelamatkan diri dengan menggali pintu lubang galian.

Proses evakuasi berlangsung selama sepekan dan seluruh korban berhasil diidentifikasi dan telah dimakamkan keluarga masing-masing.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.