Kompas.com - 10/02/2021, 20:23 WIB
Bantuan untuk wilayah Legonkulon, Kabupaten Subang dikirim melalui udara, Rabu (10/2/2021). Dok. Humas Pemkab SubangBantuan untuk wilayah Legonkulon, Kabupaten Subang dikirim melalui udara, Rabu (10/2/2021).

SUBANG, KOMPAS.com - Bantuan untuk warga di wilayah Legonkulon, Kabupaten Subang, Jawa Barat, dikirim melalui udara.

Sebab, sebagian wilayah kecamatan itu terisolasi karena banjir.

Helikopter Calibri dioperasikan ke desa-desa yang sulit diakses dengan transportasi darat untuk mendistribusikan bantuan.

Helikopter ini berangkat dari Alun-Alun Subang.

"Bantuan lewat udara dilakukan mengingat akses menuju Legonkulon sendiri tidak memungkinkan untuk dilewati melalui jalur darat, karena debit air dan arus masih tinggi,” ujar Bupati Subang Ruhimat dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Rabu (10/2/2021).

Baca juga: BPBD Subang: Banjir Pantura Disebabkan Meluapnya Tiga Sungai

Pendistribusian bantuan lewat udara dilakukan dengan bekerja sama TNI Angkatan Udara di Lanud Suryadarma.

"Terima kasih kepada Danlanud Suryadarma yang telah memberikan support kepada Pemkab Subang dalam menangani banjir," ujar Ruhimat.

Baca juga: Terabas Banjir di Subang, Dedi Mulyadi: Pilihannya Tak Bisa Kembali atau Celaka

Bantuan yang didistribusikan di antaranya berupa mi instan, air mineral, dan biskuit. Itu merupakan bantuan dari PT Gumelar Nyomot Lestari.

Seperti diketahui, berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subang, banjir dan longsor terjadi di 21 kecamatan.

Pada 7 hingga 9 Februari 2021, banjir merendam 19.211 rumah dan 11.246 hektar sawah.

Kemudian, banjir menggenangi 6 sekolah, 2.768 hektar tambak ikan, dan 10 sarana ibadah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X