Tak Ada CCTV dan Sidik Jari Pelaku Buram, Polisi Kesulitan Ungkap Pembobol Museum Sultra

Kompas.com - 10/02/2021, 19:19 WIB
Petugas kepolisian sedang melakukan pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pencurian benda koleksi milik Museum Provinsi Sultra KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATIPetugas kepolisian sedang melakukan pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pencurian benda koleksi milik Museum Provinsi Sultra

KENDARI, KOMPAS.com- Polisi mengaku kesulitan mengungkap pencuri ratusan benda bersejarah di Museum Negeri Sulawesi Tenggara di Kota Kendari

Pasalnya, museum itu tidak memiliki kamera pemantau atau closed circuit television (CCTV) yang merekam momen pencurian pada Selasa (26/1/2021) pagi.

"Menjadi satu kendala sih karena mestinya kita dapat dukungan dari CCTV, itu menjadi suatu kesulitan," kata Kapolsek Baruga AKP I Gusti Komang Sulastra saat dihubungi, Rabu (10/2/2021). 

Baca juga: Cerita di Balik Pencurian Ratusan Koleksi Museum Sultra di Kendari, Dikelola Provinsi dengan Anggaran Minim

Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi sebenarnya menemukan sidik yang diduga milik pencuri koleksi museum tersebut. 

Namun, sidik jari itu tidak bisa digunakan untuk mengusut kasus pencurian ini. 

"Buram, hasil identifikasi yang dilakukan dari Unit Iden (identifikasi) Polres (Kendari), karena sudah berdebu jadi tidak terbaca," jelas Sulastra. 

Sejauh ini, polisi telah memeriksa lima staf Museum Negeri Sulawesi Tenggara. Keterangan mereka sudah tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Buruh yang sedang mengerjakan proyek pembangunan dekat museum itu juga turut diminta keterangannya. 

Hanya saja, keterangan buruh itu tidak dimasukkan dalam BAP. 

"Keterangan lisan tidak kami BAP, hanya 5 orang saja di BAP," sebut Sulastra. 

Baca juga: Fakta Pencurian Benda Antik di Museum Sulawesi Tenggara, Tak Ada CCTV, Pakaian Adat hingga Samurai Ikut Hilang

Sulastra juga mengatakan, beberapa hari setelah pencurian benda dari museum di Kota Kendari terjadi, ada laporan jual beli benda bersejarah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. 

"Setelah kita periksa tidak ada barang berharga milik Museum Sultra. Kita masih dalami terus apakah ada hubungannya dengan kasus pencurian di Museum Sultra," ujar Sulastra. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X