Seorang Pria Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Kawin Tangkap, Begini Kronologinya...

Kompas.com - 10/02/2021, 19:11 WIB
Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto (kiri) sedang menggelar konferensi pers terkait kasus pencurian kendaraan bermotor dan sejumlah kasus lain di wilayah hukum Polres Sumba Barat, Minggu (7/2/2021). KOMPAS.com/DOKUMEN POLRES SUMBA BARATKapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto (kiri) sedang menggelar konferensi pers terkait kasus pencurian kendaraan bermotor dan sejumlah kasus lain di wilayah hukum Polres Sumba Barat, Minggu (7/2/2021).

WAIKABUBAK, KOMPAS.com - Polres Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), menetapkan seorang pria berinisial DUD, sebagai tersangka dalam kasus kawin tangkap.

Polisi mengusut kasus kawin tangkap yang sempat viral di media sosial itu setelah menerima laporan dengan nomor LP/B/107/VIII/RES.1.5/2020/SPKT pada 2 Agustus 2020.

Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto mengatakan, perbuatan DUD masuk dalam kategori tindak pidana penculikan dan perampasan kemerdekaan seseorang.

Adapun korban dalam kasus tersebut adalah perempuan berinisial MLD.

Arianto menyebutkan, kasus tersebut bermula ketika DUD bersama sepuluh rekannya mendatangi rumah kos MLD pada Jumat (6/12/2019) sekitar pukul 07.00 WITA.

Menumpang sebuah mobil pikap, DUD dan rekannya mendatangi rumah kos di Desa Wairasa, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah, NTT, itu.

Baca juga: Bupati Intan Jaya Akhirnya Berkantor di Ibu Kota Kabupaten, Jamin Pemerintahan Segera Berjalan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat itu, DUD dan rekannya menggedor pintu kamar kos korban. MLD pun membuka pintu dan keluar dari kamar.

Lalu, DUD justru mengajak korban agar ikut bersamanya ke rumah.

"Namun korban menolak ajakan tersebut sehingga tersangka menarik tangan korban," kata Arianto kepada Kompas.com, melalui pesan singkat, Rabu (10/2/2021).

MLD menolak dan melawan. Rekan DUD lainnya, Y, A, AJ, W, dan S, datang menghampiri.

"(Rekan-rekan DUD) langsung menggendong korban lalu dimasukkan ke (dalam) mobil pikap yang digunakan tersangka," ujar Arianto.

Selanjutnya, MLD dibawa ke rumah tersangka DUD. Korban merasakan penderitaan selama perjalanan karena disekap dan dijaga sejumlah laki-laki.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X