Kompas.com - 09/02/2021, 18:22 WIB
Dandim 0722 Kudus Letkol Kav Indarto dan Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma beserta jajarannya ikut turun tangan mengevakuasi warga yang masih bertahan di tengah genangan banjir di Desa Payaman, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (9/2/2021). DOKUMEN POLRES KUDUSDandim 0722 Kudus Letkol Kav Indarto dan Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma beserta jajarannya ikut turun tangan mengevakuasi warga yang masih bertahan di tengah genangan banjir di Desa Payaman, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (9/2/2021).

KUDUS, KOMPAS.com- Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, hingga Selasa (9/2/2021) banjir akibat luapan sungai masih melanda 13 desa di tiga Kecamatan (Mejobo, Jati dan Undaan).

Di Kecamatan Mejobo ada enam desa yaitu Desa Temulus, Kesambi, Kirig, Payaman, Gulang dan Jojo. Ada 9.757 jiwa yang terdampak banjir di Mejobo. 

Kemudian banjir di Kecamatan Jati merendam tiga desa yaitu Desa Jati Wetan, Jetis Kapuan, dan Tanjung Karang. Sebanyak 5.679 jiwa yang terdampak banjir di kecamatan tersebut.

Baca juga: Video Viral Jenazah Diangkut Pakai Perahu Terobos Banjir di Kudus

Berikutnya di Kecamatan Undaan, ada empat desa terdampak banjir yaitu Ngemplak, Karangrowo, Wates, dan Undaan lor. Sekitar 2.178 jiwa terdampak banjir di Undaan.

Kepala Pelaksana BPBD Kudus Budi Waluyo menyampaikan, banjir sejak sepekan yang semula menggenangi sejumlah desa di lima kecamatan kini hanya merendam tiga kecamatan.

Sejumlah anak bermain di genangan banjir, di Dukuh Tanggulangin, Desa Jati Wetan, Jati, Kudus, Jawa Tengah, Senin (8/2/2021). Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, banjir dengan ketinggian hingga 170 centimeter yang merendam 13 desa di kecamatan Mejobo, Jati dan Undaan lebih dari sepekan akibat curah hujan tinggi serta meluapnya sungai Lusi dan Wulan itu menyebabkan sebanyak 17.614 jiwa terdampak dan 4.420 rumah terendam serta 576 warga mengungsi.ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHO Sejumlah anak bermain di genangan banjir, di Dukuh Tanggulangin, Desa Jati Wetan, Jati, Kudus, Jawa Tengah, Senin (8/2/2021). Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, banjir dengan ketinggian hingga 170 centimeter yang merendam 13 desa di kecamatan Mejobo, Jati dan Undaan lebih dari sepekan akibat curah hujan tinggi serta meluapnya sungai Lusi dan Wulan itu menyebabkan sebanyak 17.614 jiwa terdampak dan 4.420 rumah terendam serta 576 warga mengungsi.

Menurut Budi, faktor yang menjadi permasalahan banjir tidak kunjung surut di Kudus lantaran intensitas hujan yang masih tinggi.

"Sungai-sungai meluap akibat curah hujan masih tinggi di Kudus. Kini banjir menggenangi sejumlah desa di Kecamatan Mejobo, Jati dan Undaan," kata Budi saat dihubungi Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Gagalnya Penerapan Protokol Kesehatan di Lokasi Pengungsian saat Banjir Melanda. . .

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menggelontorkan anggaran sebanyak Rp 250 juta untuk kebutuhan logistik penanganan banjir maupun longsor di Kabupaten Kudus.

"Kemarin ada bantuan dari BNPB sebanyak Rp 250 juta. Kini jumlah pengungsi banjir di Kudus sudah menurun akibat perlahan surut. Kini total ada 800 orang pengungsi dari sejumlah desa," terang Budi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X