Pekanbaru dan Pelalawan di Riau Mulai Belajar Tatap Muka di Sekolah

Kompas.com - 09/02/2021, 09:59 WIB
Kondisi pembelajaran tatap muka disekolah di Pekanbaru dengan menerapkan protokol kesehatan sebelum masuk kesekolah. CITRA INDRIANIKondisi pembelajaran tatap muka disekolah di Pekanbaru dengan menerapkan protokol kesehatan sebelum masuk kesekolah.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sejumlah sekolah di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, melanjutkan kembali belajar tatap muka di sekolah meski pandemi Covid-19 belum berakhir, Senin (8/2/2021).

Sekolah tatap muka ini tentunya dilaksanakan dengan berpegang pada protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penularan Covid-19.

Baca juga: Pemkot Pontianak Bersiap Buka Belajar Tatap Muka, Tinggal Tunggu Izin Satgas Covid-19

Untuk Kota Pekanbaru, ada 124 sekolah yang menyelenggarakan belajar tatap muka. Di antaranya 87 SD Negeri dan 36 SMP Negeri yang berada di zona kuning penyebaran Covid-19.

"Pekanbaru mulai sekolah tatap muka. Kita juga mereview pelaksanaan prokes di SMP Negeri 23 dan SMP 40. Setelah kita lihat tadi, pelaksanaan protokol kesehatan sudah mengikuti SOP (standar operasional prosedur) tatap muka. Pembelajaran tatap muka, mulai dari pemberian hand sanitizer di pintu masuk, pemberian masker untuk siswa dan menjaga jarak," kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (9/2/2021).

Sementara untuk di Kabupaten Pelalawan, terdapat 238 sekolah di 11 kecamatan di  yang sudah mulai menerapkan pembelajaran tatap muka di sekolah saat ini.

Baca juga: Masa PPKM, Satpol PP Bubarkan Pembelajaran Tatap Muka di SMA Negeri 1 Tuban

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pelalawan, Martias mengatakan, saat ini pembelajaran tatap muka hanya sebatas dilaksanakan. Itu sesuai juknis Disdikbud dan Dinas Kesehatan (Diskes).

"Dari total 238 sekolah yang menyelenggarakan tatap muka, 56 di antaranya adalah SMP dan 128 orang SD," sebut Martias.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X