Kompas.com - 09/02/2021, 06:02 WIB
Basarnas Bandung, Jawa Barat, saat mengevakuasi korban meninggal dunia dampak banjir di Indramayu. Kompas.com/ALWIBasarnas Bandung, Jawa Barat, saat mengevakuasi korban meninggal dunia dampak banjir di Indramayu.

INDRAMAYU, KOMPAS.com - Dua warga meninggal saat dievakuasi Tim SAR di Indramayu, Jawa Barat setelah daerah itu dilanda banjir.

Keduanya adalah Karni dan Sami, warga Desa Karang Tumaritis, Kecamatan Hargeulis, Kabupaten Indramayu.

"Betul. Dua orang tersebut meninggal dunia karena sakit," kata Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansah, saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (9/2/2021).

Baca juga: Banjir di Indramayu Meluas Jadi 21 Kecamatan, Sebagian Mengungsi ke Tempat Ibadah hingga Stasiun

Di Desa Karang Tumaritis, tim SAR sendiri berhasil mengevakuasi 226 orang terdampak banjir. Sebanyak 226 tersebut terdiri dari 86 jiwa di Kecamatan Terisi dan 140 jiwa di Desa Karang Tumaritis, Hargeulis.

Mereka dievakuasi tim SAR menggunakan perahu karet dan beberapa mobil penyelamatan milik petugas gabungan terdiri Tagana, Satpolair dan PMI Kabupaten Indramayu.

Banjir terjang 21 kecamatan

Sementara itu, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu mencatat 21 kecamatan terdampak banjir dan 4.400 warga mengungsi. Banjir disebabkan curah hujan tinggi dan rob air laut.

Sejumlah 21 kecamatan terdampak tersebut, yakni Bongas, Terisi, Jatibarang, Kertasemaya, Sukagumiwang, Widasari, Krangkeng, Lohbener, Indramayu, Pasekan, Sindang, Cantigi, Losarang, Tukdana, Cikedung, Gabuswetan, Kandanghaur, Anjatan, Haurgeulis, Kroya, dan Lelea.

Baca juga: Kondisi Terkini Banjir Indramayu, Ratusan Rumah Terendam, 4.400 Warga Mengungsi

Ratusan warga mengungsi di fasilitas-fasilitas umum seperti tempat ibadah dan stasiun kereta api. Warga mengungsi untuk menunggu air surut. Petugas gabungan telah mendirikan tenda darurat.

"Banjirnya saat hujan dengan intensitas tinggi sejak minggu pukul delapan malam itu. Menyebabkan beberapa sungainya meluap dan banjir juga sampai sekarang masih menggenangi rumah warga," ujar Kasi Kedaruratan BPBD Indramayu, A Fattah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X