Penuhi Kebutuhan Plasma Konvalesen, PMI Bali Datangi Rumah Penyintas Covid-19

Kompas.com - 08/02/2021, 22:55 WIB
(ILUSTRASI) Tenaga medis di RSUP Sanglah menjalani vaksinasi COVID-19, Senin (8/02/2021). ANTARA/HUMAS RSUP SANGLAH(ILUSTRASI) Tenaga medis di RSUP Sanglah menjalani vaksinasi COVID-19, Senin (8/02/2021).

KOMPAS.com - Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Provinsi Bali dr I Gede Wiryana Patra Jaya mengatakan, pihaknya berusaha mengatasi krisis donor plasma konvalesen.

Salah satu cara yang dilakukan adalah melakukan program door to door atau mendatangi rumah para penyintas Covid-19.

Baca juga: Bupati Intan Jaya: Saya dan TGPF Ditembaki, Wakapolda Naik Pesawat Ditembaki, Itu di Kota Loh...

"Persentase donor masih kecil dan yang perlu ditekankan adalah prinsip standar mutu dari plasma ini dan permintaan atau kebutuhan seperti sekarang. Kami menggunakan cara door to door, jemput bola langsung ke lokasi penyintas," kata dr Patra saat ditemui di RSUP Sanglah, Denpasar, Bali seperti dikutip dari Antara, Senin (8/2/2021).

Saat ini, kata Patra, permintaan dan stok plasma konvalesen tak sebanding. Hingga 8 Februari, tercatat 24 pasien masih mengantre untuk mendapatkan plasma konvalesen.

Padahal, kata Patra, PMI tak kesulitan mengambil plasma konvalesen dari donor. Masalah, kata dia, justru sulitnya mencari donor.

Pihaknya berharap penyintas Covid-19 bisa datang secara sukarela untuk menyumbangkan plasma konvalesen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya berharap dari sukarela ini masih perlu ditingkatkan. Untuk itu kami tingkatkan dengan masuk ke desa-desa, kalau kemarin kan masih di kota-kota. Jadi program kami door to door agar mereka tahu proses donor darah itu. Bukan karena mereka tidak mau tapi tidak tahu," katanya.

Prinsip door to door juga mendekatkan pelayanan PMI kepada masyarakat. UTD PMI Bali, kata dia, tak menerima permintaan kantong darah plasma konvalesen secara pribadi dari pasien Covid-19.

Permintaan itu harus disampaikan lewat dokter penanggung jawab pasien Covid-19 tersebut.

"Jadi keluarga secara pribadi enggak boleh dalam proses permintaan darahnya datang. Tetap melalui dokter penanggung jawab pasien yang akan membuat surat permintaan, nanti mereka mengajukan ke bank darah di rumah sakit. Dari bank darah yang mengajukan ke kami," kata dr. Patra.

Sejak awal penerapan terapi kovalesen pada Juli 2020, tercatat 341 kantong darah yang diperoleh.

Baca juga: Tegaskan Gili Tangkong Tak Dijual, Bupati Lombok Barat: Pemilik Sertifikat Tidak Ada yang Tahu

Ratusan kantong darah itu berasal dari 250 donor yang tercatat di UTD PMI Bali.

Melihat angka positif Covid-19 yang masih fluktuatif, Patra menargetkan 50 hingga 100 kantong plasma darah konvalesen per bulan.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Regional
Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X