Kompas.com - 08/02/2021, 19:40 WIB
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khaerul (putih) saat konferensi pers mengenai pelaku penyarangan yang menyebabkan tewasnya juru parkir di Mapolsek Rappocini, Makassar, Senin (8/2/2021). KOMPAS.COM/HIMAWANKasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khaerul (putih) saat konferensi pers mengenai pelaku penyarangan yang menyebabkan tewasnya juru parkir di Mapolsek Rappocini, Makassar, Senin (8/2/2021).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang juru parkir di salah satu minimarket di Makassar, Ramadhan (27) tewas usai dianiaya belasan anggota geng motor di Jalan Tamalate 1, Kecamatan Rappocini, Makassar, Minggu (7/2/2021).

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khaerul mengatakan, korban tewas setelah sebelumnya menegur anggota geng motor yang lewat di depannya karena terganggu suara knalpot geng motor bising dan keras.

Saat itu, hanya ada beberapa anggota geng motor yang lewat di depannya hendak menonton balap liar di Jalan A.P. Pettarani.

"Usai dibubarkan petugas tersangka kembali lagi ke lokasi dengan jumlah yang lebih banyak kemudian menyerang korban," kata Khaerul saat konferensi pers di Mapolsek Rappocini, Senin (8/2/2021).

Baca juga: Polisi Tembak Pelaku Utama Penyerangan yang Tewaskan Juru Parkir di Makassar

Sementara itu, Kapolsek Rappocini Kompol Ashari mengatakan, sebelum dikeroyok, korban sempat mengejar pelaku dengan menggunakan busur karena kesal dengan knalpot motor para pelaku sangat bising.

Korban mengejar pelaku dengan berlari. Namun, pelaku berhasil melarikan diri.

Tidak lama kemudian, pelaku akhirnya kembali mendatangi Ramadhan dan memanah pria yang berprofesi sebagai juru parkir itu dalam jarak dekat.

"Korban sempat mencabut busur di dadanya. Setelah ditolong warga, korban meninggal di puskesmas," ujar Ashari.

Ashari mengatakan, aksi penyerangan geng motor ini terekam kamera CCTV minimarket tempat korban bekerja.

Tidak lama setelah keluarga korban melapor, polisi langsung melakukan penyelidikan.

Baca juga: Polisi Tangkap 9 Terduga Penganiaya Juru Parkir hingga Tewas di Makassar

Ashari mengatakan, pada Sabtu (6/2/2021) malam, penganiaya itu sempat terlibat perang kelompok di Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Makassar.

Dalam perang tersebut, polisi menangkap tiga orang yang merupakan rekan KR, pelaku utama penganiayaan.

Polisi kemudian memeriksa tiga orang itu untuk memastikan apakah mereka kenal dengan KR.

Ketiga orang itu akhirnya mengaku mereka kenal KR dengan menandai baju yang dikenakannya.

"Kita menangkap KR di lorong 4 Andi Djemma di tempat kumpulnya. Dikepunglah mereka sama anggota. Ditangkap 10 orang. Dua orang menyerahkan diri diantar keluarganya," ujar Ashari.

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap KR, pelaku utama yang menyerang seorang juru parkir bernama Ramadhan (27) di depan minimarket Jalan Tamalate 1, Kecamatan Rappocini, Makassar, Minggu (7/2/2021).

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khaerul mengatakan, KR ditangkap di sebuah rumah, Jalan Andi Djemma lorong 4, Makassar, empat jam setelah menganiaya Ramadhan.

KR merupakan pelaku yang menancapkan anak panah ke dada dan lengan korban dengan menggunakan busur rakitan.

Dia bersama pelaku lainnya tergabung dalam sebuah geng motor di Makassar.

"Para tersangka yang berhasil kami amankan 12 orang termasuk pelaku utama," kata Khaerul saat konferensi pers di Mapolsek Rappocini.

Khaerul mengatakan, KR terpaksa ditembak karena melarikan diri dan mengabaikan tembakan peringatan polisi saat akan ditangkap.

Saat ini, para pelaku sudah diamankan dan masih diperiksa di Mapolsek Rappocini.

Dari 12 pelaku yang diamankan, ada dua di antaranya menyerahkan diri dengan diantar orangtuanya.

"Ada tujuh tersangka yang masih berstatus DPO yang masih dalam pengejaran," ujar Khaerul.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Regional
Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Regional
Jalin Silaturahmi di Ramadhan, Bupati Tulang Bawang Santuni 25 Anak Yatim

Jalin Silaturahmi di Ramadhan, Bupati Tulang Bawang Santuni 25 Anak Yatim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X