Kejari Jember Tahan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pasar Manggisan, 1 Orang Lainnya Jadi DPO

Kompas.com - 08/02/2021, 19:17 WIB
Kejaksaan Negeri Jember menahan HS, tersangka baru kasus pasar manggisan Senin (8/2/2021). BAGUS SUPRIADI/KOMPAS.COMKejaksaan Negeri Jember menahan HS, tersangka baru kasus pasar manggisan Senin (8/2/2021).

 

Menurut Adhi, kejaksaan melakukan pengembangan perkara tindak pidana korupsi Pasar Manggisan berdasarkan putusan perkara hakim Pengadilan Tipikor Surabaya 15 September 2020.

“Ini salah satu pengmbangan kami dari tersangka sebelumnya. Yakni Anas Maruf, Fariz, Dodik dan Edy Shandi,” tutur dia.

Akibat perbuatannya, HS dan AS disangka Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tipikor. Mereka terancam empat tahun penjara.

Sebelumnya, kasus korupsi revitalisasi Pasar Manggisan di Kecamatan Tanggul mencapai Rp 7,8 miliar. Pasar itu merupakan salah satu dari 12 pasar tradisional yang direvitalisasi Pemkab Jember pada 2018.

Namun hingga batas terakhir pengerjaan, revitalisasi pasar ini mangkrak sampai sekarang. Pada 17 Juni 2019, Kejaksaan melakukan penyegelan dan penyelidikan.

Kantor Disperindag Jember dan kantor Unit Kerja Pengadaan barang dan Jasa juga digeledah pada 20 Juni.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Bermula Mengebut Ketika Ayah Sakit, Anggota Dewan di Jember Terancam Dicopot dari DPRD, Ini Ceritanya

Majelis hakim sudah memutus empat terdakwa kasus korupsi Pasar Manggisan pada Selasa (15/9/2020).

Direktur PT MSE Irawan Sugeng Widodo divonis bebas karena dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dinilai tidak terbukti.

Sedangkan tiga terdakwa lainnya divonis bersalah. Mantan kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jember Anas Ma’ruf divonis empat tahun penjara, denda Rp 500.000.000 subsider dua bulan penjara.

Pelaksana kegiatan pembangunan pasar Edy Sandi, diputus enam tahun penjara dengan denda Rp 200.000.000 subsider dua bulan.

Selain itu, juga wajib membayar uang pengganti senilai Rp 1,1 miliar, apabila tidak dibayarkan diganti pidana penjara tiga tahun.

Kemudian, tim konsultan perencana pasar manggisan Fariz Nur Hidayat, diputus lima tahun penjara dengan denda Rp 200.000.000 subsider dua bulan. Kemudian diminta membayar uang pengganti Rp 90.000.000, apabila tidak dibayar, diganti dengan penjara satu tahun.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.