Juru Parkir Dikeroyok hingga Tewas Usai Lerai Pertikaian, 9 Remaja Ditangkap, Ini Perannya

Kompas.com - 08/02/2021, 13:04 WIB
Ilustrasi tewas SHUTTERSTOCKIlustrasi tewas
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Seorang juru parkir di Makassar, Sulawesi Selatan, bernama Ramadhan (27) tewas setelah dikeroyok sekelompok orang.

Peristiwa naas tersebut terjadi pada Minggu (7/2/2021) di Jalan Tamalate 1, Kecamatan Rappocini.

Korban tewas setelah diserang para pelaku dengan menggunakan panah.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus mengatakan, kejadian memilukan itu berawal usai korban berusaha melerai pertikaian antara pengendara motor di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga: Polisi Tangkap 9 Terduga Penganiaya Juru Parkir hingga Tewas di Makassar

Tak berselang lama setelah kejadian itu, korban justru didatangi sekelompok orang menggunakan sepeda motor.

"Kemudian (mereka) melakukan penganiayaan dengan cara melepaskan busur kearah korban yang mengenai dada sebelah kiri dan punggung belakang sebelah kiri korban," kata Supriady dalam keterangan tertulisnya, Minggu siang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah kejadian itu, para pelaku kemudian kabur. Sedangkan korban yang terkena busur tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit oleh warga sekitar.

Namun naasnya nyawanya tak berhasil diselamatkan.

Baca juga: Juru Parkir di Makassar Tewas Usai Dipanah Sekelompok Orang Tak Dikenal

9 remaja ditangkap

Ilustrasi penangkapanThink Stock Ilustrasi penangkapan

Mendapat laporan itu, polisi langsung melakukan pendalaman penyelidikan.

Tak butuh waktu lama, sebanyak sembilan terduga pelaku berhasil dibekuk di tempat persembunyiannya di salah satu rumah di Jalan Landak, Makassar.

Ironisnya, para pelaku yang diamankan itu semuanya masih kategori anak di bawah umur atau remaja.

Mereka antara lain berinisial WA (18), DI (15), MB (15), SK (18), MF (17), KA (18), MY (17), FA (16), dan MF (13).

"Para pelaku yang diamankan mengakui dan membenarkan telah melakukan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia," ujar Supriady dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/2/2021).

Baca juga: Detik-detik Juru Parkir Tewas Dipanah Sekelompok Orang, Berawal Lerai Pertikaian

Peran para terduga pelaku

Ilustrasi garis polisi.THINKSTOCK Ilustrasi garis polisi.

Dari pemeriksaan sementara yang dilakukan polisi, mereka memiliki peran berbeda-beda saat menghabisi korban.

Satu orang diketahui sebagai joki. Sedangkan enam orang lainnya mengaku telah melakukan pengeroyokan dan memanah korban hingga tewas.

Selain mengamankan 9 remaja tersebut polisi juga masih memburu 13 pelaku lainnya yang saat ini masih kabur.

Adapun untuk motif para pelaku melakukan pengeroyokan itu hingga sekarang masih dilakukan pendalaman penyelidikan.

"Masih pengembangan. Masih ada yang buron," ujar Supriady.

Penulis : Kontributor Makassar, Himawan | Editor : Dony Aprian, Teuku Muhammad Valdy Arief

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Regional
Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Regional
Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.