Polisi Ungkap Kosmetik Ilegal di Bandung Beromzet Rp 55 Juta Per Bulan

Kompas.com - 08/02/2021, 12:43 WIB
Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus (biru) saat merilis kasua peredaran kosmetik ilegal di Polrestabes Makassar, Selasa (12/1/2021). Dok Humas Polrestabes MakassarKasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus (biru) saat merilis kasua peredaran kosmetik ilegal di Polrestabes Makassar, Selasa (12/1/2021).

BANDUNG, KOMPAS.com -  Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar berhasil mengungkap pabrik kosmetik ilegal beromzet Rp 55 juta per bulan di kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Tiga orang tersangka berinisial YS, RR dan WO diamankan petugas dalam praktik pembuatan kosmetik ilegal ini.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar Kombes Pol Rudy Ahmad Sudrajat mengatakan, satu orang berinisial YS merupakan peracik dan pengolah kosmetik ilegal tersebut.

Baca juga: Pembuat Masker Organik Ilegal di Bekasi Hanya Tamatan SMA, Tak Punya Keahlian Meracik Kosmetik

 

Sedangkan dua orang lainnya berperan memasarkan produk ke toko-toko dan pasar di wilayah Padalarang.

"Diedarkan kepada konsumen, baik di kalangan pertokoan maupun ke perorangan," kata Rudy di Mapolda Jabar, Senin (8/2/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, tersangka YS memproduksi sendiri sediaan farmasi dalam bentuk kosmetik jenis krim yang tak memenuhi standar persyaratan keamanan, mutu dan tak memiliki izin edar.

"(YS) tak memiliki keahlian dan kewenangan untuk melakukan praktik kefarmasian," ucap Rudy.

Pabrik yang telah beroperasi selama dua tahun ini memproduksi kosmetik krim untuk pemutih dengan mencampurnya dengan pewarna makanan.

Para tersangka melabeli krim ilegal ini dengan merek Cream Susu Domba dan Cream Ling Shi.

Setiap produknya dijual seharga Rp 35.000 per bungkus, sehingga keuntungan per bulan bisa mencapai Rp 55 juta.

Baca juga: 5 Fakta Penangkapan Pembuat Kosmetik Ilegal di Bekasi, Tersangka Tak Kompeten hingga Omzet Rp 100 Juta

Dari peungkapan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 834 pak kosmetik tanpa izin edar dan bahan-bahan pembuatan kosmetik.

Akibat perbuatannya, tersangka disangkakan Pasal 197 Jo. Pasal 196 UU No 36 Tahun 2009. Tersangka juga diancam penjara maksimal 15 tahun.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.