Dapat 6 Kg Ikan Bandeng dan Nila Saat Banjir di Semarang, Amir: Rezeki, Diambil Sajalah

Kompas.com - 08/02/2021, 09:49 WIB
Ilustrasi ikan segar, siap untuk diolah. UNSPLASH/KARL MUSCATIlustrasi ikan segar, siap untuk diolah.

KOMPAS.com - Banjir di Kota Semarang ternyata membawa rezeki bagi beberapa orang.

Sejumlah warga berhasil mengumpulkan ikan jenis bandeng hingga nila dalam peristiwa banjir tersebut.

Memang saat itu banyak ikan yang terseret arus banjir hingga masuk ke kawasan jalan raya di  Kaligawe, Semarang.

Baca juga: Banjir Terjang Kaligawe Semarang, Bapak-bapak Malah Asyik Berburu Ikan

Dua sampai enam kilogram ikan

Warga Kampung Karang Kimpul II RT 04 RW 01, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA Warga Kampung Karang Kimpul II RT 04 RW 01, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari
Salah satu warga, Amir, mendapatkan ikan hingga enam kilogram. Ikan tersebut berjenis bandeng dan nila.

"Lumayan banyak, sampai 6 kilogram ini. Soalnya airnya juga lumayan dalam. Nggak tahu hanyut darimana. Tapi diambil sajalah, rezeki," kata Amir, Minggu (7/2/2021).

Warga lain, Suripto, sampai memasang jaring seadanya untuk mendapatkan ikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ikan hasil tangkapannya pun dibawa pulang untuk dimakan bersama keluarga.

"Ikannya nila sama bandeng, dari jam 12 an lah sampai sekarang," katanya.

Suripto juga mengaku akan membagikan ikan kepada tetangganya.

"Sudah 3 harian di sini. Ikannya buat makan sendiri, kalau lebih buat tetangga," jelas dia.

Baca juga: 5 Potret Hari Pertama Pelaksanaan Jateng di Rumah Saja, Semarang Malah Diterjang Banjir dan Longsor

 

Ilustrasi banjirShutterstock Ilustrasi banjir
Banjir hingga satu meter

Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras yang terjadi sejak Jumat (5/2/2021) hingga Sabtu (6/2/2021) di wilayah Kota Semarang menyebabkan terjadinya banjir.

Ketinggian banjir beragam mulai dari 20 sentimeter hingga 1 meter.

Melansir Tribun Jateng, BPBD Semarang menyebut ada 27 jalan di Kota Semarang terendam banjir.

Tercatat, banjir menerjang 76 kelurahan di 10 kecamatan.

Banjir juga sempat membuat sejumlah objek vital seperti stasiun dan bandara lumpuh.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Riska Farasonalia | Editor: Aprilia Ika)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X