Fakta Pengunjung Malioboro Digoda Oknum Petugas Jogoboro, Pelaku Disanksi Push Up hingga Dapat SP

Kompas.com - 08/02/2021, 09:02 WIB
Malioboro saat PTKM nampak sepi pengunjung, Sabtu (23/1/2020) Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoMalioboro saat PTKM nampak sepi pengunjung, Sabtu (23/1/2020)

KOMPAS.com- Oknum petugas penjaga Malioboro atau Jogoboro diduga menggoda seorang perempuan pengunjung Malioboro pada Sabtu (6/2/2021).

Kisah itu kemudian diunggah ke akun Twitter hingga viral di media sosial.

Akibat tindakan tidak menyenangkan tersebut, beberapa orang oknum petugas Jogoboro akhirnya mendapatkan sanksi.

Mereka diminta membuat surat penyataan hingga diminta push up.

Baca juga: Viral di Medsos, Pengunjung Malioboro Ketakutan Digoda Petugas Jogoboro Usai Bagikan Nasi ke Tukang Becak

Dipanggil-panggil hingga disuruh datang

Penutup terpal dibuka pelang maluoboro kembali jadi tempat swafotoKOMPAS.com/WISANG SETO PANGARIBOWO Penutup terpal dibuka pelang maluoboro kembali jadi tempat swafoto
Korban dari tindakan tak menyenangkan yang merupakan pemilik akun Twitter RL mengatakan, ia digoda beberapa kali ketika berada di kawasan Maliboro.

Hal tersebut membuat dia risih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang digodain cuma saya, saya sudah pura-pura enggak lihat tapi masih dipanggil 'Mbak Mbak' gitu, disuruh dateng," tutur dia.

Ketika itu, dia mengaku, sedang membagikan nasi kepada tukang becak di sekitar kawasan Malioboro.

"Kejadian kemarin Sabtu, saya kebetulan bersama rombongan. Sebetulnya kemarin saya bukan sedang berwisata. Daya lagi bagi-bagi nasi untuk pedagang dan tukang becak di sekitaran Malioboro," katanya.

Menurutnya, kejadian itu dialami di dua titik.

"Pertama di depan Malioboro, persis kedua di depan Hotel Mutiara. Pengalaman baru pertama kali," ujarnya.

Baca juga: Hari Keempat, Semburan Gas di Pesantren Masih Terjadi, Diameter Melebar dan Tinggi Semburan Menurun

 

Ilustrasi viralShutterstock Ilustrasi viral
Viral di medsos

Pengalaman tersebut kemudian diunggah di Twitter hingga viral dan mendapatkan respons dari warganet.

“Aduh ngeri juga ini penjaga Malioboro, jadi aku lagi duduk sama rara di pinggiran gitu terus lama banget diliatin sambil di “pssssttt” in gitu,” tulisnya dalam unggahan, yang diunggah pada hari Sabtu, (6/2/2021).

Ia pun berharap, oknum tersebut diberi sanksi agar tidak mengulangi perbuatan tak menyenangkan itu terhadap orang lain.

Baca juga: Sebelum Meninggal 2 Jam Setelah Sang Istri Tiada, Ini yang Diucapkan Haji Fathkan

Ada lebih dari satu oknum, pelaku disanksi

Ilustrasi push upMina3686 Ilustrasi push up

Menanggapi hal tersebut UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta melakukan pelacakan.

Ia membenarkan ada oknum Jogoboro yang melakukan tindakan tak menyenangkan.

"Informasinya seperti itu (pelaku oknum Jogoboro). Tadi ada 4-5 orang," ujar Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Yogyakarta Ekwanto.

Menurutnya oknum tersebut telah mendapatkan sanksi 

“Jadi untuk strukturnya itu ada anggota, Danru, ada korlap, ataupun perwira, ada kepala seksi kemudian saya sebagai kepala UPT. Sanksi diberikan oleh korlap, jadi sudah diberikan pembinaan oleh korlap disuruh push up dan juga membuat surat pernyataan,” kata dia.

Baca juga: Asuh Balita 2 Tahun Sambil Narik Angkot, Ini Kisah Andi Amin yang Diviralkan Penumpangnya

 

Pelang Jalan Malioboro yang ditutup sementara oleh Pemkot Yogyakarta.Kompas.com/Wisang Seto Pangaribowo Pelang Jalan Malioboro yang ditutup sementara oleh Pemkot Yogyakarta.
Dipanggil

Hari ini, Senin (8/2/2021), pihaknya akan memanggil oknum anggota tersebut.

“Senin secara resmi kami panggil, dimintai keterangan semuanya. Seperti apa sebenarnya kami belum tahu persis apa yang terjadi,” ujar dia.

Ekwanto mengungkapkan, minimal pelaku akan diberikan sanksi Surat Peringatan pertama (SP 1).

“Minimal SP 1, kami ada (sanksi) SP 1, SP 2, SP 3 langsung keluar,” tutur dia.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontibutor Yogyakarta, Wisang Seto Pangaribowo | Editor: Aprilia Ika)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.