Kompas.com - 07/02/2021, 08:39 WIB
Delapan Anak Buah Kapal (ABK) Kapal motor Sandoro yang tenggelam bersama kapal yang mereka tumpangi selamat dari maut setelah berhasil dievakuasi tim SAR gabungan, Jumat malam (5/2/2021) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYDelapan Anak Buah Kapal (ABK) Kapal motor Sandoro yang tenggelam bersama kapal yang mereka tumpangi selamat dari maut setelah berhasil dievakuasi tim SAR gabungan, Jumat malam (5/2/2021)

AMBON, KOMPAS.com - Kapal Motor (KM) Sandoro yang mengangkut 8 orang anak buah kapal (ABK) dilaporkan tenggelam setelah dihantam ombak tinggi di perairan Kepualauan Aru, Maluku.

Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Ambon Andry Azwan Henaulu mengatakan, insiden kecelakaan itu terjadi pada pada Jumat (5/2/2021) malam.

"Sebelumnya, Jumat pagi, itu kapal mengalami mati mesin, lalu hilang kontak dan malamnya kapal ditemukan tim sudah tenggelam," kata Andry kepada wartawan, Sabtu (6/2/2021).

Baca juga: BNN: Ada Kampung di Maluku Punya Jaringan Narkoba dengan Kampung Ambon di Jakarta

Ia menjelaskan, tim SAR gabungan yang melakukan pencarian mendapati bahwa kapal tersebut sudah dalam kondisi tenggelam di Peraiaran Pulau Wasir, Kepulauan Aru pada pukul 18.34 WIT.

Saat itu, tim SAR langsung berusaha menolong 8 ABK yang sedang terapung di permukaan laut.

Baca juga: Lagu Terpesona yang Kini Viral dan Usaha Melestarikan Seni Masamper

Upaya pertolongan dan evakuasi para ABK berlangsung dramatis, karena cuaca laut yang buruk dan dalam kondisi gelap.

"Evakuasi korban dilakukan di tengah situasi cuaca laut yang buruk dan gelap, tapi kita bersyukur semua ABK dapat diselematkan," ujar Andry.

Ia mengatakan, setelah berhasil diselamatkan, 8 ABK tersebut langsung dievakuasi dengan speedoat milik BPBD Kepulauan Aru ke Desa Mamang.

"Dan hari ini para ABK itu sudah dievakuasi ke Dobo," kata dia.

Baca juga: Pencuri Mobil yang 24 Kali Beraksi di Banten Tewas Ditembak Polisi

Adapun 8 ABK yang menjadi korban dalam kecelakaan itu yakni, Samir (45), Sigit Untoro (26), Ahmad mukhlisin (35), Adin Setyo Nugroho (26), As'an (35), Ahmad Zaenudin (27), Yoyok Prasetyo (27) dan Teguh (25).

Andi mengatakan, kapal tersebut sebelumnya berangkat dari Desa Jambu Air, Pulau Penambulai, pada pukul 09.00 WIT.

Kapal hendak menuju Pelabuhan Dobo.

Namun di tengah perjalanan kapal mengalami mati mesin di sekitar perairan Pulau Wasir, Kabupaten Kepulauan Aru, sebelum akhirnya tenggelam.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X