Warga Tegal Nekat Keluyuran Saat "Jateng di Rumah Saja" Langsung Dites Swab

Kompas.com - 06/02/2021, 16:35 WIB
Warga yang nekat membuka usahanya dan terjaring operasi saat Jateng di Rumah Saja di Kota Tegal, Jawa Tengah diminta menjalani tes swab antigen, Sabtu (6/2/2021) KOMPAS.com/Tresno SetiadiWarga yang nekat membuka usahanya dan terjaring operasi saat Jateng di Rumah Saja di Kota Tegal, Jawa Tengah diminta menjalani tes swab antigen, Sabtu (6/2/2021)

TEGAL, KOMPAS.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tegal menjaring sejumlah warga yang nekat keluyuran saat pelaksanaan "Jateng di Rumah Saja".

Mereka yang terjaring langsung menjalani tes swab antigen di tempat.

Tak hanya itu, petugas mendapati beberapa tempat usaha di wilayah Kecamatan Tegal Selatan masih beroperasi dan melanggar protokol kesehatan.

"Mereka yang terjaring (pedagang dan calon pembelinya) didata dan dites swab. Kita bawa tim dari Dinkes juga untuk tes swab antigen di tempat," kata Kepala Satpol PP Kota Tegal Hartoto kepada wartawan, Sabtu (6/2/2021).

Baca juga: Pedagang Pasar Tradisional di Solo Pilih Libur 2 Hari Saat Jateng di Rumah Saja

Hartoto mengatakan, pihaknya menerjunkan empat tim gabungan pada pelaksanaan operasi yustisi di hari pertama gerakan "Jateng di Rumah Saja".

"Kita lakukan pantauan dan monitoring terkait SE Wali Kota tentang 'Jateng di Rumah Saja'. Kita terbagi dalam empat tim. Sasarannya pelaku usaha dan masyarakat yang keluar rumah," kata Hartoto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari hasil monitoring diketahui masih banyak pengusaha bandel nekat membuka usahanya saat gerakan "Jateng di Rumah Saja".

Pihaknya kemudian meminta pengusaha agar menutup sementara usahanya. 

Untuk warung makan yang sudah terlanjur menyiapkan masakannya hanya boleh melayani take away atau makanan yang dibeli untuk dibawa pulang.

Baca juga: Pasar di Kota Tegal Buka Pukul 00.00 hingga 06.00 WIB Saat Jateng di Rumah Saja

Sebelumnya, untuk mendukung gerakan " Jateng di Rumah Saja", Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang ditandatangani 3 Februari 2021.

SE No. 443/005 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan pada Pemberlakuan Peningkatan Kegiatan Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tahap II di Kota Tegal.

SE tersebut mengatur kebijakan "Jateng di Rumah Saja" hari Sabtu dan Minggu tanggal 6 dan 7 Februari 2021.

Pada surat edaran tersebut di antaranya tentang peniadaan car free day, penutupan jalan, pasar dan tempat wisata.

Selain itu, pembatasan hajatan dan pernikahan (tanpa mengundang tamu) serta kegiatan lain yang memunculkan potensi kerumunan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Regional
Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X