Kompas.com - 06/02/2021, 09:09 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Banten dr Ati Pramudji Hastuti KOMPAS.com/RASYID RIDHOKepala Dinas Kesehatan Banten dr Ati Pramudji Hastuti

SERANG, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Provinsi Banten mencatat sebanyak 35.649 atau 70,53 persen tenaga kesehatan sudah disuntik vaksin Sinovac tahap pertama.

"Sasaran tenaga kesehatan yang divaksin di Banten sebanyak 50.472 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti kepada wartawan, Jumat (5/2/2021).

Ati menambahkan, terdapat juga 5.134 tenaga kesehatan di Banten yang gagal divaksin karena pernah terpapar Covid-19, kontak erat, sedang hamil, sedang menyusui, dan punya penyakit penyerta atau Komorbid.

Sedangkan 3.280 nakes ditunda karena tensi darah tinggi saat akan divaksin.

Baca juga: Tidak Semua Pasien Kanker Bisa Disuntik Vaksin Covid-19

Berdasarkan data yang diperoleh, tenaga kesehatan di Kabupaten Tangerang yang sudah di vaksin pada penyuntikan pertama sebanyak 9.098 orang dari sasaran 11.660.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kota Serang sebanyak 2.505 orang dari sasaran tenaga kesehatan divaksin sebanyak 3.731 orang.

Kota Tangerang Selatan 7.744 orang dari sasaran 9.581 orang.

Kemudian di Kabupaten Pandeglang dari sasaran 2.903 orang baru 1.634 orang yang divaksin.

Kabupaten Lebak sudah 2.264 tenaga kesehatan divaksin dari sasaran 4.179 orang.

Selanjutnya di Kabupaten Serang 2.037 orang dari target sasaran sebanyak 3.883 tenaga kesehatan.

Kota Tangerang tenaga kesehatan yang sudah di vaksin 8.450 orang dari sasaran 11.297 orang.

Baca juga: Setelah Nakes, Vaksinasi Covid-19 di Kota Pontianak Akan Menyasar Guru

Terakhir, Kota Cilegon sasaran vaksinasi kepada tenaga kesehatan sebanyak 2.608 orang, hanya ada 1.917 orang yang memenuhi syarat.

Pada vaksinasi tahap pertama, Kejadian Ikutan Pascaimunisasi (KIPI) dilaporkan terjadi kepada beberapa tenaga kesehatan seperti nyeri otot, demam, pusing, mual, dan muntah.

Sementara vaksinasi dosis kedua baru diberikan kepada 2.352 tenaga kesehatan, 18 orang ditunda dan 11 orang gagal divaksin.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X