4 Fakta Kasus Ibu Siram Anak dengan Air Panas, Jambak Rambut hingga Nenek Korban Lapor Polisi

Kompas.com - 05/02/2021, 14:10 WIB
Seorang ibu rumah tangga berinisial DW saat berada di Polda Nusa Tenggara Barat. KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDSeorang ibu rumah tangga berinisial DW saat berada di Polda Nusa Tenggara Barat.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - DW seorang ibu rumah tangga di Desa Meninting, Lombok Barat, NTB diamankan polisi karena kasus dugaan penganiayaan.

Korban adalah RG anak kandung pelaku yang masih berusia 10 tahun. Penganiayaan terjadi pada Desember 2020. DE menyiram RG dengan air panas hingga kulit bocah 10 tahun itu melepuh.

Sang ibu pun ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Alasan Ibu Kandung Tega Siram Anak 10 Tahun dengan Air Panas: Korban Tolak Buatkan Makanan...

Berikut 4 fakta kasus penganiayaan anak kandung oleh ibu di Lombok:

1. Menolak diminta buat makanan untuk adik

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto mengatakan DW mengaku kesal ketika RG menolak saat diminta membuat makanan untuk sang adik.

DW yang lepas kendali dan menganiaya anaknya. Ia melempar termis dan kemudian menyiramkan air panas yang ada dalam termos ke tubuh RG.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibatnya pundak korban melepuh dan kemerahan.

"DW ini tega melempar anaknya dengan panci lalu menyiramnya dengan air panas yang ada di dalam termos, sampai kulit RG melepuh dan kemerahan," kata Artanto melalui pesan singkatnya Jumat (5/2/2021).

Baca juga: Ibu Siram Anak Kandung dengan Air Panas hingga Kulit Korban Melepuh, Polisi Tes Kejiwaan Pelaku

2. Jambak dan benturkan kepala korban ke tembok

Ilustrasi kekerasan anak.SHUTTERSTOCK Ilustrasi kekerasan anak.
Dari hasil penyelidikan polisi, sebelum menyiram RG dengan air panas, DW ternyata menganiaya bocah berusia 10 tahun itu.

DW menjambak dan membenturkan kepala anaknya ke tembok sebanyak tiga kali.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X