Diperiksa Kasus Pembangunan Masjid Sriwijaya, Wabup Ogan Ilir Terpilih Dicecar 20 Pertanyaan

Kompas.com - 05/02/2021, 09:12 WIB
Wakil Bupati Ogan Ilir terpilih Ardani usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan, Kamis (4/2/2021). HANDOUTWakil Bupati Ogan Ilir terpilih Ardani usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan, Kamis (4/2/2021).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Wakil Bupati Ogan Ilir terpilih Ardani menjalani pemeriksaan selama lima jam di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan, Kamis (4/2/2021).

Ardani diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumsel, seputar pembangunan masjid Sriwijaya di kawasan Jakabaring Palembang yang mangkrak sejak 2018.

Saat itu, Ardani masih menjabat sebagai Kepala Biro Hukum dan HAM Pemerintah Provinsi Sumsel periode 2013-2020.

Baca juga: Pembangunan Masjid Sriwijaya Mangkrak, Mantan Sekda Sumsel dan Wakil Bupati Ogan Ilir Diperiksa

Menurut Ardani, selama diperiksa ia dicecar 20 pertanyaan oleh penyidik. Pertanyaan itu seputar proses pembangunan masjid Sriwijaya.

"Tadi cuma ditanya soal gugatan lahan, karena saat itu saya masih Kepala Biro Hukum dan HAM di Pemprov," kata Ardani usai diperiksa.

Selama menjabat sebagai Kepala Biro Hukum dan HAM, Ardani mengaku banyak menangani soal sengketa lahan milik Pemerintah Provinsi Sumsel sebelum pembangunan masjid Sriwijaya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, ia tak mengetahui persis soal teknis pembangunan dan dana yang dikeluarkan.

"Saya hanya ditanya seputar gugatan di Jakabaring untuk lahan masjid Sriwijaya saja. Jadi pernyatanyaannya cuma itu," ujarnya.

Baca juga: Singkirkan Petahana, Panca-Ardani Ditetapkan Sebagai Paslon Terpilih Pilkada Ogan Ilir

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumsel, Khaidirman menambahkan, Ardani diperiksa karena ikut menjabat dalam dalam struktur organisasi panitia yayasan wakaf pembangunan masjid Sriwijaya dibagian hukum. 

Penyidik meminta keterangannya terkait dana hibah sebesar Rp 130 miliar yang digelontorkan Pemprov Sumsel untuk dana pembangunan masjid pada tahun 2015-2017.

"Penyidik tadi memberikan 20 pertanyaan ke saksi atas nama Ardani terkait anggaran yang dikeluarkan karena yang bersangkutan adalah panitia yayasan masjid," ujarnya.

Khaidirman menjelaskan, mereka masih mendalami peran para pihak yang terlibat dari pembangunan masjid Sriwijaya. 

"Sekarang masih diperiksa, tersangka juga belum ada karena masih dalam penyelidikan," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X