Sidang Lanjutan Pembajakan Film "Keluarga Cemara", Dirut Visinema: Negara Rugi, Pembuat Film Rugi

Kompas.com - 05/02/2021, 08:58 WIB
Angga Dwimas Sasongko selaku Direktur Utama Rumah Produksi Visinema Pictures hadir di Pengadilan Negeri Jambi, pada Kamis (4/2/2021). Angga hadir sebagai saksi pembajakan film Keluarga Cemara di website Duniafilm21. KOMPAS.com/JAKA HBAngga Dwimas Sasongko selaku Direktur Utama Rumah Produksi Visinema Pictures hadir di Pengadilan Negeri Jambi, pada Kamis (4/2/2021). Angga hadir sebagai saksi pembajakan film Keluarga Cemara di website Duniafilm21.

JAMBI, KOMPAS.com – Sidang lanjutan ketiga kasus pembajakan film "Keluarga Cemara" produksi Visinema Pictures dilaksanakan di PN Jambi pada Kamis (4/2/2021). 

Sidang kali ini yang diketuai Arfan Yani ini mendatangkan saksi Angga Dwimas Sasongko selaku Direktur Utama Rumah Produksi Visinema Pictures.

Sementara terdakwa adalah pemilik website Duniafilm21 yakni Aditya Fernando Phasyah. Terdakwa lain bernama Robby Bhakti Pratama masih DPO.

Dalam kesaksiannya, Angga mengatakan pembajakan film yang dilakukan terdakwa tidak hanya merugikan Visinema dan dirinya sebagai pemilik film.

Baca juga: Ada Iklan Porno dan Judi Online, Pemilik Film Keluarga Cemara Tolak Mediasi

Hilangnya potensi pendapatan negara

Angga mengatakan ada nilai pajak 15 persen dari nilai kontrak film yang hilang dari pendapatan negara. Selain itu juga ada potensi pajak lisensi film yang hilang akibat pembajakan.

“Kalau bisa dibayangkan misalnya dalam distribusi digital, pendapatan saya sebagai pemilik film pasti akan ada pajak lisensinya," kata Angga di Pengadilan Negeri Jambi pada Kamis (4/2/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau misalnya saya saja mungkin sekitar Rp 100 sampai Rp 150 juta pajak yang saya bayarkan ke pemerintah, itu bisa hilang sebagai pendapatan negara. Kalau bajak 1.000 film tinggal dikali saja 1.000 (kerugiannya),” tambah Angga.  

Baca juga: Terdakwa Pembajak Film Keluarga Cemara Tidak Ditahan, Ini Penjelasan PN Jambi

Nilai ekonomi

Sementara untuk kerugian pembuat film juga tak main-main. 

“Biasanya satu film itu pembuatannya 2 tahun dan nilai ekonominya ada 5 tahun. Namun karena pembajakan nilai ekonomi film bisa merosot karena tayangnya belum setahun sudah ada bajakannya,” katanya.

Karena bajakan ini perusahaan digital streaming atau televisi kurang tertarik mengadakan kontrak beberapa film karena sudah tersebar luas dan semua orang sudah menonton di website ilegal.

Baca juga: Sidang Kasus Pembajakan Film Keluarga Cemara di Website Duniafilm21, Visinema Mengaku Rugi hingga Rp 3 M

Terdakwa terancam 10 tahun penjara

Dalam kasus ini terdakwa dikenai pasal 32 ayat (2) Jo Pasal 48 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Terdakwa juga dikenakan pasal 113 ayat (3) jo Pasal 9 ayat (1) huruf a, huruf b huruf e dan atau huruf g UU nomor 28 tahun 2014 tentang hak cipta jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Apabila dalam persidangan terdakwa terbukti bersalah dengan pasal-pasal tersebut, maka terdakwa akan dikenai denda sebanyak-banyaknya Rp 4 miliar dan pidana penjara paling lama 10 tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X