"Jateng di Rumah Saja", Akses Masuk Temanggung Diperketat, Lampu Dipadamkan di Sejumlah Titik

Kompas.com - 05/02/2021, 08:48 WIB
Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq, ditemui usai rapat Satgas Penanganan Covid-19 di Pendapa Pengayoman, Kamis (4/2/2021) sore. KOMPAS.COM/IKA FITRIANABupati Temanggung Muhammad Al Khadziq, ditemui usai rapat Satgas Penanganan Covid-19 di Pendapa Pengayoman, Kamis (4/2/2021) sore.

 

TEMANGGUNG, KOMPAS.com - Akses masuk wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, akan dijaga ketat oleh aparat gabungan pemerintah daerah, TNI dan Polri.

Pengetatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung gerakan "Jateng di Rumah Saja" yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, pada 6 dan 7 Februari 2021. 

Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi mengatakan, pembatasan akses masuk wilayah Kabupaten Temanggung  berlaku limitatif di mana penyekatan dilaksanakan di seluruh wilayah perbatasan, di antaranya di perbatasan Kabupaten Kendal, Wonosobo, Semarang, dan Kabupaten Magelang.

Selain itu pengetatan juga akan dilakukan di wilayah kota.

"Pembatasan akses masuk itu berlaku limitatif, kalau kendaraan-kendaraan yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, terus kemudian sembako, gas, pemadam kebakaran, ambulan tetap diperbolehkan," kata Benny, ditemui usai rapat Satgas Penanganan Covid-19 di Pendapa Pengayoman, Kamis (4/2/2021) sore.

Baca juga: Gerakan Jateng di Rumah Saja, Bupati Temanggung: Saya Yakin Masyarakat Patuhi Imbauan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Benny mengaku sudah berkoordinasi dengan Komandan Kodim 0706 Temanggung, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait pembatasan ini. Petugas akan berjaga di perbatasan untuk mengecek kendaraan yang masuk ke wilayah Temanggung.

"Jadi nanti tetap ada selektif prioritas, keperluannya apa. Nanti di titik masuk Temanggung akan ada anggota melakukan pengecekan," katanya.

Tak hanya itu, Pemkab Temanggung juga akan memadamkan lampu di sejumlah titik, terutama di lokasi yang kerap terjadi kerumuman. Lokasi tersebut mulai wilayah Kecamatan Temanggung, Ngadirejo, Kranggan, dan Parakan. 

"Jika nanti ditemui kerumunan akan dibubarkan oleh aparat gabungan," jelas Benny. 

Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq optimistis masyarakat di wilayahnya akan patuh mengikuti gerakan "Jateng di Rumah Saja", sebagaimana yang dicanangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X