Satpol PP Kota Semarang Bakal Bubarkan Kerumunan Saat "Jateng di Rumah Saja"

Kompas.com - 05/02/2021, 05:00 WIB
Kepala Satpol PP Semarang Fajar Purwoto KOMPAS.com/Satpol PP Kota SemarangKepala Satpol PP Semarang Fajar Purwoto

SEMARANG, KOMPAS.com - Masyarakat Kota Semarang yang nekat berkerumun saat pemberlakuan "Jateng di Rumah Saja" bakal dibubarkan.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto menegaskan, pihaknya akan melakukan operasi yustisi menyisir seluruh wilayah untuk menegakkan peraturan "Jateng di Rumah Saja" di Kota Semarang pada akhir pekan ini.

"Masyarakat yang tidak ada kepentingan mendesak tidak perlu keluar rumah. Kita akan lakukan operasi yustisi selama dua hari pada Sabtu-Minggu ini untuk membubarkan kerumunan," jelas Fajar saat dihubungi, Rabu (4/2/2021).

Baca juga: Selama Jateng di Rumah Saja, Operasional Pasar di Pati Dibatasi sampai Pukul 14.00

Pihaknya mendukung kebijakan "Jateng di Rumah Saja" sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 mengacu surat edaran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Kami mendukung program dari Pak Gub, Sabtu-Minggu tidak ada aktivitas. Mal, toko, swalayan tutup. Namun, pasar dan PKL masih boleh buka sesuai kearifan lokal menerapkan azas fleksibelitas," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fajar menyebut apabila ditemukan pelanggaran dalam operasi yustisi tersebut pihaknya akan menerapkan sanksi penyegelan.

"Apabila ada mal/toko yang buka langsung kami tutup. Untuk PKL ada yang buka lebih dari jam 22.00 kami tertibkan. Mereka kan buka mulai jam 4 sore tapi kalau Sabtu Minggu pagi sudah ada yang buka kita tertibkan," tegasnya.

Selain itu, bagi warga yang kedapatan tidak memakai masker akan diberi sanksi sosial.

"Ada yang tidak pakai masker tetep kita kasih hukuman push up 20 kali supaya warga sadar dan lebih disiplin prokes. Apabila ada keramaian pun pasti langsung kami bubarkan," tegasnya.

Baca juga: Jateng di Rumah Saja, Pemkab Blora Izinkan Kafe hingga PKL Buka Sampai Pukul 22.00

Sebelumnya diberitakan, Pemkot Semarang bakal menerapkan gerakan Jateng di Rumah Saja pada tanggal 6-7 Februari 2021.

Hal ini diberlakukan menyusul Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo No.443.5/000/1933 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan pada PPKM Tahap II di Jateng.

"Prinsipnya kita siap mendukung untuk mengamankan kebijakan tersebut. Yang substansinya ingin warga Jateng khususnya di Semarang selama Sabtu Minggu menahan diri tidak keluar rumah," jelas Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) di kantornya, Rabu (3/2/2021).

Dalam pelaksanaan "Jateng di Rumah Saja di Kota Semarang", Hendi menyebut ada sejumlah poin kebijakan yang dimodifikasi dengan berbagai pertimbangan.

"Kalau dari surat edaran memang harus tutup. Aturan yang sudah terinci jelas kita akan ikuti supaya gerakan ini sukses. Tapi perlu dimodifikasi di pasar tradisional. Karena ada kearifan lokal yang harus kita lakukan untuk bisa sukseskan program tersebut," ungkapnya.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.