Kompas.com - 04/02/2021, 22:53 WIB
Kapal Sabuk Nusantara menabrak karang Maichel Kompas.comKapal Sabuk Nusantara menabrak karang

SORONG, KOMPAS.com - Kapal motor penumpang Sabuk Nusantara 62 yang merupakan bantuan Kementrian Perhubungan RI menabrak karang di dua lokasi perairan Meosmanggara dan perairan Pulau Gag, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Kapal Sabuk Nusantara berlayar dari Sorong menuju Raja Ampat dan menabrak karang pada tanggal 2 Februari sekitar pukul 11.00 WIT.

Kapal dapat dievakuasi keluar oleh warga setempat dari area terumbu karang dan melanjutkan perjalanan menuju Kampung Waisilip.

Baca juga: Kasus Kematian Covid-19 Terjadi Setiap Hari, Bupati Madiun Terapkan Satu Desa Satu Pintu Masuk

Pada tanggal 3 Februari 2021 pukul 00.00 WIT kapal tersebut bertolak dari Waisilip menuju Pulau Gag, namun kandas di perairan Pulau Gag.

Kapolres Raja Ampat AKBP Andre Manuputty menuturkan, Kapal Sabuk Nusantara membawa 50 penumpang dengan jumlah kru kapal sebanyak 15 orang.

Selain itu, kapal bermuatan barang dan batu merah satu ton. Dari kejadian itu, para penumpang dan kru kapal dalam keadaan selamat.

Kapal tersebut melayani rute perintis Sorong, Pulau Paam, Meosmanggara dan kembali ke Sorong.

"Rencana besok kami akan melakukan pemeriksaan awak kapal dan sejumlah saksi-saksi serta pengecekan ke TKP," ujar Andre Manuputty, saat diwawancarai lewat telepon seluler, Kamis (4/2/2020).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X