Tak Tahu di Samping Jendela Ada Polisi, Pria Ini Buang Barang Bukti Sabu ke Balik Pos Penjagaan

Kompas.com - 04/02/2021, 18:57 WIB
DN (kaus biru) saat diamankan polisi. Pengendara sepeda motor ini tepergok membawa sabu-sabu. (FOTO: Dok. Satlantas Polresta Bandar Lampung) KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA DN (kaus biru) saat diamankan polisi. Pengendara sepeda motor ini tepergok membawa sabu-sabu. (FOTO: Dok. Satlantas Polresta Bandar Lampung)

KOMPAS.com- Tak tahu ada polisi di samping jendela pos, seorang pemilik sabu-sabu di Lampung membuang barang bukti yang dibawanya ke balik pos penjagaan, Kamis (4/2/2021)

Bukannya terhindar dari jerat hukum, barang bukti sabu-sabu itu justru seketika diketahui oleh Aipda Irsan Sanisimbolon.

Aipda Irsan saat itu sedang duduk di samping jendela belakang Poslantas Tugu Radin Intan II Rajabasa, Bandar Lampung, Lampung.

Baca juga: Gugup Saat Diperiksa Polantas, Pemotor Buang Sabu ke Balik Pos Polisi

Mengaku membuang karena gugup dan takut

Ilustrasi narkoba.SHUTTERSTOCK Ilustrasi narkoba.
Pria berinisial DN tersebut mengaku gugup sehingga tidak memperhatikan ada polisi di samping jendela.

Ia asal membuang barang bukti supaya aksinya membawa sabu-sabu tidak diketahui petugas.

"Takut ketahuan (bawa narkoba). Jadi pas ada kesempatan saya buang ke situ (balik pos)," tutur DN.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun lemparan DN langsung diketahui Aipda Irsan yang duduk di samping jendela pos polisi.

Baca juga: Sederet Daerah yang Izinkan Pasar hingga PKL Beroperasi Saat Jateng di Rumah Saja Beserta Alasannya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X