Selama "Jateng di Rumah Saja", Operasional Pasar di Pati Dibatasi sampai Pukul 14.00

Kompas.com - 04/02/2021, 17:30 WIB
Bupati Pati Haryanto menjadi orang yang pertama disuntik vaksin covid-19 dalam program pencanangan vaksinasi Covid-19 yang digelar di RSUD RAA Soewondo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (25/1/2021).  DOKUMEN PEMKAB PATIBupati Pati Haryanto menjadi orang yang pertama disuntik vaksin covid-19 dalam program pencanangan vaksinasi Covid-19 yang digelar di RSUD RAA Soewondo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (25/1/2021). 

PATI, KOMPAS. com - Pemerintah Kabupaten Pati membatasi jam operasional pasar tradisional selama penerapan "Jateng di Rumah Saja" pada tanggal 6-7 Februari 2021.

"Pasar di Pati tidak ditutup, tetapi dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 14.00, diketati prokesnya dan akan disemprot disinfektan," kata Bupati Pati Haryanto saat dihubungi Kompas.com, Kamis (4/2/2021).

Dijelaskan Haryanto, kebijakan tersebut merupakan hasil keputusan rapat bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Pati.

Baca juga: Pasar Tetap Buka Saat Jateng di Rumah Saja, Ganjar: Diatur Prokesnya

Salah satu pertimbangannya, kata Haryanto, selama ini pasar tradisional merupakan pusat perekonomian rakyat.

"Pasar ekonomi rakyat dan bersentuhan langsung dengan rakyat. Apalagi Sabtu Minggu banyak yang mencari kebutuhan rumah tangga. Sehingga kalau kita tutup total maka kasihan pedagang kecil yang bertumpu di sana. Kalau PNS atau pegawai di rumah saja tidak terpengaruh," ungkap Haryanto.

Dengan beroperasinya pasar tradisional di Kabupaten Pati saat gerakan "Jateng di Rumah Saja", bukan berarti Pemkab Pati tidak mengikuti kebijakan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

"Kebijakan saya di tengah-tengah, ya melaksanakan perintah Pak Gubernur dan juga mengakomodasi rakyat kecil dan pedagang kecil," pungkas Haryanto.

Baca juga: Gerakan Jateng di Rumah Saja Jadi Spirit Masyarakat Perangi Covid-19

Untuk diketahui, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengeluarkan kebijakan gerakan "Jateng di Rumah Saja" pada tanggal 6 dan 7 Februari 2021.

SE Gubernur Jateng itu bernomor 443.5/0001933 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tahap II.

Edaran tersebut telah disampaikan kepada semua pemerintah daerah di Jateng sebagai dasar membuat regulasi di kota/kabupaten masing-masing.

Gerakan ini diterapkan oleh seluruh komponen masyarakat kecuali sektor esensial yang telah ditentukan.

Keputusan Ganjar yang meminta supaya masyarakat di rumah saja merupakan bentuk keseriusan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X