Kompas.com - 04/02/2021, 15:19 WIB
Pengurus BPC HIMPI Banyumas mengadu ke DPRD Banyumas soal gerakan Jateng di Rumah Saja, Kamis (4/2/2021). KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZEINPengurus BPC HIMPI Banyumas mengadu ke DPRD Banyumas soal gerakan Jateng di Rumah Saja, Kamis (4/2/2021).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Banyumas menolak gerakan "Jateng di Rumah Saja" yang akan berlangsung pada Sabtu (6/2/2021) dan Minggu (7/2/2021).

Ketua BPC Hipmi Banyumas Kundiharto menilai kebijakan tersebut terlalu dipaksakan dan tidak melibatkan para pengusaha saat mengambil keputusan.

"Dari hasil rapat tadi pagi soal kebijakan Gubernur Jateng ini, intinya kami menolak," kata Kundiharto saat mengadu ke DPRD Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (4/2/2021).

Baca juga: Gerakan Jateng di Rumah Saja di Rembang, Pedagang Kebutuhan Pokok Boleh Berjualan

Kundiharto mengaku, selama pandemi Covid-19 banyak pengusaha muda yang terancam gulung tikar.

"Selama PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat/PPKM) kami terdampak, ditambah lagi kebijakan ini. Sabtu dan Minggu kami harapkan ekonomi tumbuh," ujar Kundiharto.

Pasalnya, pada hari-hari biasa, omzet mereka yang bergerak dalam berbagai bidang usaha menurun hingga lebih dari 70 persen.

Untuk itu, Sekretaris Umum BPC Hipmi Banyumas Eko Mediantoro meminta pemerintah provinsi meninjau ulang kebijakan tersebut.

Baca juga: Jateng di Rumah Saja, Pedagang di Salatiga Diklaim Rela Tutup demi Tekan Kasus Covid-19

"Kalau pun kebijakan itu tetap berjalan, saya harap ada kelonggaran, relaksasi, stimulus, atau apa pun bentuknya," kata Eko.

Menurut Eko, kebijakan tersebut akan sangat memukul para pengusaha. Apalagi, sebagian anggota Hipmi juga merupakan wadah sejumlah UMKM.

"Aturan ini dampaknya sangat luar biasa, mendadak dan tanpa diskusi dengan pelaku usaha, mungkin kita bisa persiapan," ujar Eko.

Baca juga: Gerakan Jateng di Rumah Saja, Bupati Batang: Rakyat Butuh Makan...

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Banyumas Supangkat yang menerima pengurus Hipmi bersama Ketua Komisi III Rachmat Imanda akan meneruskan aduan tersebut.

"Kami minta untuk segera membuat surat, hari ini juga. Nanti akan kami serahkan ke bupati dan diteruskan ke gubernur," kata Supangkat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X