Kompas.com - 04/02/2021, 12:08 WIB
Tangkapan layar video yang memperlihatkan seorang pria terlibat cekcok dengan warga di perumahan Bernady Land, Kecamatan Patrang, Jember. ISTIMEWATangkapan layar video yang memperlihatkan seorang pria terlibat cekcok dengan warga di perumahan Bernady Land, Kecamatan Patrang, Jember.

KOMPAS.com – Imron Baihaqi, anggota DPRD Jember yang diduga memukul dan mengancam Ketua RT 04/RW 13 Kelurahan Slawu, Dodik Wahyu Irianto, akhirnya angkat bicara.

Imron mengakui kesalahannya telah memukul dan mengancam Irianto. Ia mengaku khilaf dan menyesal.

“Saya merasa sangat bersalah sekali atas kejadian itu, saya mohon maaf,” kata Imron saat dihubungi Kompas.com, Kamis (4/2/2021).

Permintaan maaf itu ditujukan kepada warga perumahan Bernady Land, DPRD Jember, dan masyarakat secara luas.

Ia pun telah melakukan mediasi dengan korban untuk menyelesaikan kasus itu secara kekeluargaan.

Pada mediasi pertama, Imron mengaku telah bertemu dengan Irianto. Tetapi, Irianto tak bisa mengambil keputusan terkait kasus itu.

Baca juga: Pengakuan Anggota DPRD Jember yang Pukul Ketua RT: Sedang Buru-buru karena Ayah Sakit

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia akan berkoordinasi dengan ketua RT lainnya. Sebab, laporan polisi itu dibuat Irianto bersama ketua RT lainnya.

Imron masih menunggu hasil musyarawah para RT tersebut. Ia berharap kasus itu bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Mengebut karena ayah sakit

Imron menjelaskan secara rinci awal mula peristiwa itu terjadi. Saat itu, Imron hendak bertamu ke rumah seorang advokat di Perumahan Bernardy Land.

Saat tiba di lokasi, ia justru mendapat kabar ayahnya sakit.

“Saya diberi tau oleh adik saya kondisinya beberapa menit sebelum kejadian,” kata dia.

Menurut Imron, ayahnya memang sering sakit dan dirawat di rumah. Ayahnya menderita tekanan darah tinggi.

 

Karena mendapat kabar itu, Imron tak jadi turun dari mobil untuk bertemu advokat tersebut. Ia langsung memacu kendaraannya menuju rumah.

Ketika melaju kencang, mobil yang dikendarai Imron melewati jalanan paving blok yang tidak rata.

“Ketika saya lewat ada genangan air, air itu mungkin kena warga sehingga terjadi cekcok,” ungkap dia.

Imron mengaku telah memperlihatkan percakapan di aplikasi pesan instan dari adiknya yang mengabarkan kondisi ayahnya kepada Irianto saat bertemu pada mediasi pertama.

Baca juga: Dilema Polisi Saat Tangkap Oknum Satpol PP Pengedar Sabu yang Positif Covid-19, Ini Ceritanya...

Ia juga menunjukkan foto ayahnya yang sedang dirawat karena sakit.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan anggota DPRD Jember cekcok dengan seorang ketua RT viral di aplikasi pesan instan.

Video itu direkam ketua RT yang mengaku dipukul dan diancam oleh anggota DPRD Jember itu.

Akibat perbuatannya, Imron telah mendapat sanksi dari PPP. Ia mendapat surat peringatan pertama dan terancam PAW jika terbukti bersalah secara hukum.

Imron juga dinonaktifkan sebagai Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ka'bah Jember.

(KOMPAS.com/Bagus Supriadi)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X