Kompas.com - 04/02/2021, 10:17 WIB
Bupati Batang Jateng Wihaji Dok Kominfo Kabupaten BatangBupati Batang Jateng Wihaji

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengusulkan gerakan "Jateng di Rumah Saja" bagi warganya pada tanggal 6 dan 7 Febuari 2021 mendatang.

Terkait dengan itu penerapan itu, Bupati Batang Wihaji pun angkat bicara.

Kata Wihaji, setelah membaca surat edaran dari Gubernur Jateng, pihaknya memutuskan tidak akan menutup tempat keramain pada saat penerapan gerakan Jateng di Rumah Saja diterapkan.

“Surat edaran sudah saya baca, ada poin akhir yang harus kita lihat kondisi lokal Batang dengan menerjemahkan SE tersebut yang harus memahami suasana kebatinan rakyat, seperti pedagang somai, mi ayam keliling atau para pelaku UMKM yang mendapat rejeki di hari libur akhir pekan,” kata Wihaji, Rabu (3/2/2021).

Baca juga: Satu Keluarga di Surabaya Jadi Copet, Ini Peran Setiap Pelaku Saat Beraksi

Kata Wihaji, alasan pihaknya tidak menutup tempat keramain karena memikirkan nasib pedagang kecil yang kerap mendapatkan rejeki di akhir pekan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Di situ (akhir pekan) aktivitas ekonomi rakyat mendapatkan rejeki, kita memahami suasana kebatinan Pak Gubernur, tapi kita harus memahami suasana kebatinan rakyat Batang. Rakyat butuh makan,” ungkapnya.

Baca juga: Gerakan Jateng di Rumah Saja, Pasar hingga Pusat Keramaian di Batang Tetap Buka

Wihaji pun meminta kepada masyarakat yang tidak ada aktivitas untuk tetap di rumah.

"Tapi yang mencari rejeki silakan cari rejeki," ungkapnya.

Menurut Wihaji, untuk mencegah penyebaran Covid-19 tidak harus melarang orang beraktivitas keluar rumah atau melakukan penutupan pasar dan tempat keramain, tapi cukup dengan menerapakn protokol kesehatan.

“Poin penting bagi saya adalah protokol kesehatan yang diperketat, itu yang saya kira siap menjalankan SE gubernur, tetapi dengan menerjemahkan suasana lokal Batang,” ungkapnya.

Baca juga: Soal Jateng di Rumah Saja, Wali Kota Magelang: Kasihan Rakyat, Masa Enggak Boleh Jualan

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengeluarkan surat edaran soal gerakan Jateng di Rumah Saja untuk merespon atas keluhan Presiden Joko Widodo yang menilai pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) gagal.

“Hasil rapat dengan para Sekda dan Alhamdulillah sebagian besar setuju. Kira-kira kita siap di tanggal 6 sampai 7 (Februari) untuk melakukan gerakan di rumah saja secara bersama-sama. Maka kita minta partisipasi masyarakat yuk kita di rumah saja, hanya dua hari saja," ucap Ganjar di rumah dinasnya, Semarang, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Ganjar Usulkan Jateng Di Rumah Saja, Tokoh Agama Beri Dukungan

Selama kebijakan itu diberlakukan, Ganjar mengimbau seluruh warga di Jawa Tengah untuk tetap tinggal di rumah.

Adapun seluruh tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan akan dilakukan penutupan. Mulai dari pasar, toko, mal, destinasi wisata dan lainnya.

Saat dilakukan penutupan itu, tempat tersebut akan dimanfaatkan untuk dilakukan sterilisasi atau penyemprotan disinfektan.

Namun demikian, untuk pelayanan umum seperti layanan kesehatan dan transportasi publik tetap buka, tapi dilakukan pengetatan protokol kesehatan.

Baca juga: Pasar di Banyumas Tetap Buka Saat Jateng di Rumah Saja, Epidemiolog: Tidak Konsisten

 

(Penulis : Kontributor Pekalongan, Ari Himawan Sarono | Editor : Dony Aprian)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X