3 Warga yang Diamankan Terkait Kasus Dugaan Keracunan di NTT Telah Dipulangkan

Kompas.com - 04/02/2021, 08:07 WIB
Ilustrasi keracunan. ShutterstockIlustrasi keracunan.

TAMBOLAKA, KOMPAS.com - Sebanyak tiga warga Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya dipulangkan ke rumah masing-masing.

Warga berinisial HHK (35), YNP (30), dan SBK (35), itu diamankan terkait insiden dugaan keracunan ikan yang menimpa puluhan warga pada Minggu (3/1/2021).

Baca juga: Soal Suara Dentuman Misterius di Malang, Ini Pesan Wali Kota Sutiaji...

"Kami tidak tahan yang bersangkutan. Tapi yang bersangkutan sendiri waktu itu yang mengamankan diri di Polsek. Karena takut, jangan sampai massa mengamuk," kata Kapolsek Kodi Bangedo AKP Agus Suprianto kepada Kompas.com, melalui sambungan telepon, Rabu (3/2/2021) malam.

Mereka dipulangkan ke rumah masing-masing pada 20 Januari 2021. Hal itu berdasarkan permintaan dari tokoh masyarakat setempat.

Namun, ketiganya masih berstatus wajib lapor di Polsek Kodi Bangedo.

"Nanti kalau ada perlukan keterangan-keterangan lebih lanjut, kita periksa mereka," ungkap Agus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menjelaskan, saat ini situasi di wilayah itu terpantau aman dan kondusif.

Sebelumnya, Kepolisian Sektor (Polsek) Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengamankan tiga orang warga berinisial HHK (35), YNP (30), dan SBK (35) di Mapolsek setempat, Minggu (3/1/2021).

Mereka diamankan terkait peristiwa dugaan keracunan ikan yang menimpa puluhan warga di wilayah itu.

Baca juga: Polisi Ungkap Penyebab Keracunan Massal yang Tewaskan 2 Warga, Begini Hasil Penelitian Laboratorium

"Kami sudah amankan (orang) yang tangkap ikan sama yang jual itu. Kami sudah amankan. Diduga sementara, ikan itulah yang menyebabkan kematian. Termasuk sakit, gejala-gejala itu, dan dua orang yang sudah meninggal dunia," ujar Agus kepada Kompas.com, Rabu (6/1/2021).

Polsek Kodi Bangedo juga mengamankan barang bukti berupa pukat dan sisa ikan yang diduga beracun tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X