Gerakan "Jateng di Rumah Saja", Penumpang KA dari Jawa Tengah ke Yogyakarta Menurun

Kompas.com - 04/02/2021, 07:34 WIB
Logo KAI KOMPAS.com/ Bambang P. JatmikoLogo KAI

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah mengusulkan gerakan "Jateng di Rumah Saja" bagi warganya pada tanggal 6 dan 7 Februari 2021.

Hal tersebut nampaknya mempengaruhi jumlah penumpang kereta api dari Jawa Yengah menuju Yogyakarta.

Manajer KAI DAOP 6 Yogyakarta, Supriyanto mengatakan data yang masuk hingga Rabu (3/2/2021), penumpang mengalami penurunan jika dibanding pada tanggal 1 dan 2 Februari lalu.

“Hingga hari ini penumpang dari Jawa Tengah menuju Yogyakarta pada tanggal 6 sebanyak 510 penumpang, kemudian pada tanggal 7 penumpang sebanyak 784,” kata Supriyanto saat dihubungi Kompas.com, Rabu (3/2/2021).

Baca juga: Gerakan Jateng di Rumah Saja, Bupati Batang Masih Pikir-pikir

Kemudian, lanjutnya, sebagai pembanding pada tanggal 1 Februari penumpang dari Jawa Tengah tercatat sebanyak 2.889 penumpang lalu pada 2 Januari 2021 turun menjadi 2.573.

Dia menyampaikan untuk sekarang syarat untuk naik kereta api masih sama. Penumpang wajib dalam kondisi sehat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Penumpang wajib sehat tidak flu, batuk, pilek, demam diare,” kata dia.

Selain itu, penumpang juga wajib menerapkan protokol kesehatan seperti wajib menggunakan masker dan juga suhu tubuhnya di bawah 37,3 derajat celcius.

“Untuk aturan di dalam kereta penumpang kereta dilarang berbicara dan makan. Lalu penumpang disarankan memakai lengan panjang,” kata dia.

Baca juga: Gerakan Jateng di Rumah Saja, Pedagang Menjerit: Satu Hari Tak Jualan, Satu Hari Tak Makan

Untuk penumpang kereta jarak jauh ada syarat tambahan yang wajib dipenuhi oleh penumpang yaitu wajib menyertakan surat hasil test PCR maupun rapid test antigen.

Ditambah lagi untuk saat ini KAI juga menyediakan test deteksi Covid-19 dengan alat GeNose. GeNose mulai diberlakukan pada hari ini yaitu Rabu (3/2/2021).

“Rapid test pada pukul Rabu pukul 11.30 antigen negatif sebanyak 58 orang, sedangkan GeNose negatif 67 orang. Untuk test menggunakan GeNose penumpang membayar Rp 20 ribu,” jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakkan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakkan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.