Kompas.com - 03/02/2021, 18:41 WIB
Para Nelayan Aceh yang akan pulang setiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 3 Februari 2021. (Foto: Humas BPPA) KOMPAS.COM/TEUKU UMARPara Nelayan Aceh yang akan pulang setiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 3 Februari 2021. (Foto: Humas BPPA)

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Sebanyak 21 nelayan yang dibebaskan otoritas India karena dituduh melakukan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Andaman dan tidak membawa dokumen yang lengkap, akhirnya tiba di Banda Aceh.

"Mereka tadi tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda dengan menggunakan pesawat Garuda, " Kata Devi Rianayah selaku Pelaksana tugas Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh, Rabu (3/2/2021).

Baca juga: 3 Hari Hilang di Laut, Remaja di Aceh Utara Ini Ditemukan Selamat

Devi memyebutkan, jumlah nelayan Aceh yang dibebaskan dari India dan sudah sampai di Jakarta sejak Sabtu lalu seluruhnya ada 28 orang.

Namun, 5 nelayan lainnya harus menjalani isolasi terlebih dahulu di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta karena terkonfirmasi positif Covid-19.

"Yang 5 orang lagi terkonfirmasi Covid-19, nanti mereka kalau selesai menajalani perawatan akan dipulangkan juga," kata Devi.

Baca juga: Rumah Warga Miskin Rusak Parah hingga Tembus Pandang, TNI Turun Tangan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, 21 nelayan yang sudah tiba akan diantar Dinas Sosial Aceh ke kampung halaman masing- masing.

"Sore ini kita antar langsung ke rumah masing-masing," kata Devi.

Seperti diketahui, 28 orang nelayan asal Aceh itu ditangkap pada jarak 55 mil laut dari daratan Pulau Nikobar oleh polisi pengawal pesisir pantai India Durgabai Deshmukh pada 3 Maret 2020 lalu.

Saat itu, para nelayan melaut dengan kapal KM BST 45.

Namun, mereka dibebaskan oleh Pengadilan Andaman pada 16 Januari 2021, setelah diadvokasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) bersama Pemerintah Aceh dan PSDKP-Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X