Warga Pangkalpinang Mulai Resah, Sampah Menumpuk Imbas 40 Truk Sampah Berhenti Beroperasi

Kompas.com - 03/02/2021, 07:13 WIB
Pemkot Pangkalpinang menghentikan operasional kendaraan roda tiga pengangkut sampah, Selasa (2/2/2021). KOMPAS.com/HERU DAHNURPemkot Pangkalpinang menghentikan operasional kendaraan roda tiga pengangkut sampah, Selasa (2/2/2021).

PANGKALPINANG, KOMPAS.comSampah di rumah-rumah warga di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung mulai menumpuk imbas dihentikannya operasional puluhan armada pengangkut oleh pemkot.

Warga mulai resah dan khawatir semakin banyak yang akan membuang sampah di pinggir jalan.

Sebab hingga saat ini sebagian besar komplek perumahan tidak memiliki tempat pembuangan sementara (TPS).

"Sudah dua hari ini tidak ada yang mengangkut. Juga belum ada petunjuk mau dibawa kemana," kata Esa, warga Pinang Mas 2 Pangkalpinang kepada Kompas.com, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Akibat Pandemi, 40 Truk Pengangkut Sampah di Pangkalpinang Berhenti Beroperasi

Dia menuturkan, mobil pickup yang dikabarkan menggantikan operasional motor roda tiga belum terlihat memasuki komplek.

Sehingga tiga kantong sampah yang ditumpuk di tong sampah di samping rumah belum ada yang mengambil.

Tumpukan sampah tersebut mulai dikerubungi lalat dan mengeluarkan aroma tak sedap.

"Selama ini rutin dijemput motor roda tiga. Kami warga komplek juga bayar iuran bulanan Rp 25.000. Tapi tiba-tiba layanan ini dihentikan," ujar dia.

Baca juga: Pesisir Waduk Jatigede Jadi Lautan Sampah dan Berbau Menyengat, padahal Jadi Wisata Unggulan Sumedang

Hal senada juga disampaikan Andru Pramusilo, warga komplek Graha Arta Kampak.

Andru mengaku kaget karena tiba-tiba dapat informasi kendaraan pengangkut sampah yang biasanya masuk komplek tak lagi beroperasi.

"Kami warga perumahan Graha Artha kaget juga. Selama ini warga membayar retribusi sama pengangkut sampah. Kami berharap ada solusinya dari pihak pemerintah, baik dari dinas kebersihan atau dari pihak kelurahan bisa membantu warga," ujar Andru.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X