Kompas.com - 02/02/2021, 16:24 WIB
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan Solo Zoo atau Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) di Solo, Jawa Tengah, 18 Juni lalu. Untuk menyiasati kekurangan dana, pengelola Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo muncul dengan ide penjualan tiket di muka. Antara Foto Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan Solo Zoo atau Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) di Solo, Jawa Tengah, 18 Juni lalu. Untuk menyiasati kekurangan dana, pengelola Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo muncul dengan ide penjualan tiket di muka.

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 yang hampir berlangsung setahun di Indonesia berdampak ke berbagai tempat. Salah satunya kebun binatang.

Di Kota Solo, Jawa Tengah, Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) kembali ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Direktur Utama TSTJ Bimo Wahyu Widodo mengiyakan bila penutupan sementara ini disebabkan oleh pandemi Covid-19.

"Jadi kita tidak menerima pengunjung, operasional konservasi berjalan normal," terangnya.

TSTJ ditutup mulai 1 Februari 2021 hingga menunggu keputusan pembukaan kembali oleh Wali Kota Solo.

Baca juga: Mulai Hari Ini, Pemkot Solo Tutup Sementara Operasional Taman Satwa Taru Jurug

Bimo menyebut pandemi memberikan pukulan telak terhadap jumlah pengunjung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam sehari hanya sekitar 20-25 orang yang mengunjungi kebun binatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo Ahyani menerangkan penutupan sementara Taman Satwa Taru Jurug ini dilakukan karena mempertimbangkan kasus Covid-19 yang terus meningkat di Solo.

"Kita melihat kondisi pandemi Covid-19. Kalau sudah membaik kita buka lagi (TSTJ)," kata Ahyani di Solo, Senin (1/2/2021).

Ia menjelaskan walau ditutup sementara, satwa-satwa koleksi TSTJ akan tetap diberi pakan dan diperiksa kesehatannya demi menjamin kesejahteraan mereka.

"Terutama petugas konservasi tetap masuk. TSTJ itu kan ada tiga misi: edukasi, konservasi dan rekreasi. Misi edukasi dan rekreasi ini kan kondisi sekarang kan tidak berfungsi. Yang berfungsi hanya misi konservasinya," ujar dia.

Baca juga: Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Ahyani mengatakan anggaran untuk kebutuhan pakan satwa TSTJ masih dalam perumusan.

"Ini baru dirumuskan paling mungkin dari BTT (bantuan tak terduga). Untuk operasional di luar konservasi itu tidak diperbolehkan," ungkapnya.

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo menyampaikan Taman Satwa Taru Jurug ditutup sementara per Senin (1/2/2021) karena tidak memungkinkan dibuka di tengah situasi pandemi.

Selama ditutup, kebutuhan pakan satwa termasuk dokter dan penjaga hewan telah dialokasikan dalam BTT.

Baca juga: Walkot Solo Tak Setuju Usulan Ganjar 2 Hari di Rumah untuk Tekan Kasus Covid-19

"Untuk (pakan) hewannya boleh pakai BTT. Targetnya itu yang penting hewannya selamat dan pagawainya bisa menanak nasi. Besok itu mungkin bisa jadi dirumahkan. Tetapi keeper, dokter hewan dan satpam dipekerjakan seperti biasa," urainya.

Besaran BTT untuk tahun ini sebesar Rp1,9 miliar.

"Kemarin sudah kita anggarkan Rp1,9 miliar untuk tahun ini. Namun, untuk karyawan administrasi sampai direkturnya itu tidak bisa," ucap dia.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor: Dony Aprian)

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.