Akhir Perjalanan Kasus Fans Via Vallen, Bakar Mobil Sang Idola, Kini Divonis 6 Tahun Penjara

Kompas.com - 02/02/2021, 15:27 WIB
Mobil Toyota Alphard milik Via Vallen yang Terbakar KOMPAS.com/Aprida Mega NandaMobil Toyota Alphard milik Via Vallen yang Terbakar

KOMPAS.com- Penyanyi dangdut Via Vallen dikejutkan dengan api yang melalap mobil Alphard-nya pada Selasa (30/6/2020) dini hari.

Rupanya pembakar mobil tersebut ialah fans Via Vallen yang bernama Pije (41).

Tindakan nekat itu dilakukan Pije lantaran sakit hati dengan sang idola.

Kini, hakim telah menjatuhkan vonis yang lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada pembakar mobil Via Vallen.

Baca juga: Pembakar Mobil Alphard Via Vallen Divonis 6 Tahun Penjara, Lebih Tinggi dari Tuntutan Jaksa

Naik truk dari Cikarang untuk bertemu idola

Via Vallen menghadiri sidang kasus pembakaran mobil miliknya yang digelar di PN Sidoarjo, Senin (7/12/2020).SURYA/M TAUFIK Via Vallen menghadiri sidang kasus pembakaran mobil miliknya yang digelar di PN Sidoarjo, Senin (7/12/2020).
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menjelaskan, pelaku adalah warga asli Medan, Sumatera Utara.

Namun, pelaku tinggal di rumah kontrakannya di Cikarang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia bekerja sebagai penjual celana dan kaus.

"Dia mengaku nekat jauh-jauh ke Sidoarjo dengan gandol truk dan sebagainya demi bertemu langsung dengan Via Vallen. Dia fans berat," kata Sumardji, dikutip dari Surya.co.id, Rabu (1/7/2020).

Baca juga: Jadi Saksi di Sidang Kasus Pembakaran Mobilnya, Via Vallen Jelaskan Kronologi Kejadian

 

Via Vallen saat ditemui di kawasan Darmawangsa, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/2019).KOMPAS.com/IRA GITA Via Vallen saat ditemui di kawasan Darmawangsa, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/2019).
Dua kali tak bertemu, sakit hati dikatai

Setibanya di rumah Via di Desa Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur ternyata pelaku tak bisa bertemu langsung dengan penyanyi dangdut idolanya.

Menurut pengakuan Pije, ia justru mendapatkan kata-kata yang tak mengenakkan.

"Dia dua kali ke rumah Via Vallen, tapi tidak ketemu Via Vallen langsung. Hanya ditemui seseorang, tapi dia mengaku tersinggung lantaran perkataan orang itu tidak enak didengar. Seperti menyebut kotor, lusuh, dan sebagainya. Itu pengakuan pelaku," ungkap Kapolres.

Baca juga: Sosok Pije Pelaku Pembakaran Alphard Via Vallen, Kerap Bertindak Kriminal di Medan


Mengaku spontan

Lantaran sakit hati, pria itu pun membakar mobil milik Via Vallen pada Selasa (30/6/2020) dini hari.

Saat dibakar, mobil Alphard bernomor polisi W 1 VV itu terparkir di samping rumah.

Meski ditemukan sejumlah barang seperti bensin, botol air mineral hingga kardus, pelaku menampik bahwa aksinya itu direncanakan.

Baca juga: Via Vallen Sebut Pelaku Pembakar Mobil Mengada-ada Klaim Dirinya sebagai Istri

 

Ilustrasi Kebakaran dan Petugas Pemadam KebakaranSHUTTERSTOCK/KUSJUNIANTO Ilustrasi Kebakaran dan Petugas Pemadam Kebakaran
Mobil terbakar dan meledak

Mobil Toyota Alphard milik pedangdut Via Vallen terbakar pada Selasa (30/6/2020) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Kejadian terbakarnya mobil di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur itu terekam dalam kamera CCTV.

Dalam rekaman yang diunggah di akun Instagram @viavallen, Via Vallen terdengar panik. Sempat pula terdengar suara ledakan mobil.

"Tolong pemadam kebakaran di daerah Sidoarjo, tolong cepat ke daerah Tanggulangin. Tadi udah ditelepon tapi belum ke sini, itu ada kebakaran di samping rumah," kata dia dalam rekaman tersebut.

"Aku takut apinya ke rumah terus nyebar, sebelah rumahku ada tetangga juga. Ini katanya tadi ada yang bakar," Via melanjutkan.

Divonis lebih lama dari tuntutan jaksa

Ilustrasi keputusan persidangan.SHUTTERSTOCK Ilustrasi keputusan persidangan.

Kasus bergulir hingga ke persidangan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sidoarjo sebelumnya menuntut hukuman tiga tahun penjara terhadap Pije.

Pada Senin (1/2/2021), hakim menjatuhkan vonis yang ternyata lebih tinggi dari tuntutan jaksa.

Pije divonis enam tahun penjara.

"Mengadili, menjatuhkan hukuman pidana terhadap terdakwa Pije dengan pidana penjara selama enam tahun. Memerintahkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani para terdakwa akan dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan," ujar Ketua Majelis Hakim PN Sidoarjo Dameria Frisella Simanjutak ketika membacakan amar putusan, dikutip dari Antara

Menurut hakim, terdakwa merugikan pihak Via Vallen sebesar Rp 1,06 miliar dan tidak bersikap sopan di persidangan.

"Sedangkan yang meringankan terdakwa berusia muda, mengakui perbuatannya dan belum pernah dihukum," kata Dameria.

Atas vonis tersebut, terdakwa melalui penasihat hukumnya mengaku masih pikir-pikir.

Sumber: Kompas.com (Editor: David Oliver Purba), Antara, Surya.co.id



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.