Gerakan "Jateng di Rumah Saja", Bupati Wonogiri: Bagaimana Mengontrolnya

Kompas.com - 02/02/2021, 15:19 WIB
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIBupati Wonogiri, Joko Sutopo

WONOGIRI, KOMPAS.com- Pemerintah Kabupaten Wonogiri akan menyosialisasikan usulan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terkait kebijakan dua hari dirumah untuk menurunkan kasus positif covid-19.

Hanya saja bila diterapkan siapa yang akan melakukan kontrol untuk memastikan setiap warga benar-benar tinggal di rumah selama dua hari.

“Kami bukan pada perspektif ikut atau menolak tetapi karena ini bagian dari ikhtiar ya nanti coba kami sosialisasikan. Tapi kami tidak memiliki perangkat untuk melakukan penegakan itu secara masif,” ujar Bupati Wonogiri Joko Sutopo kepada Kompas.com, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Cegah Kerumunan, Ganjar Usulkan Gerakan Jateng di Rumah Saja Selama 2 Hari

Pria yang akrab disapa Jekek mengatakan, untuk memastikan seluruh warga dua hari berada di rumah bukanlah persoalan yang mudah. Butuh keterlibatan banyak orang disertai kejelasan perangkat aturan.

“Kontrolnya kan cukup berat. Bagaimana mengontrolnya. SDM kami terbatas dan petugas kami terbatas,” kata Jekek.

Jekek menuturkan, Pemkab Wonogiri memiliki keterbatasan kemampuan untuk mengamankan seluruh lini terkait kebijakan dua hari tinggal di rumah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apalagi, bila kebijakan itu mengharuskan seluruh kendaraan tidak diperbolehkan masuk ke wilayah.

“Jelas tidak mungkin kami akan mengamankan seluruh lini. Apalagi menyetop seluruh kendaraan kami tidak memiliki otoritas karena itu kebijakan itu dari pusat,” tutur Jekek.

Baca juga: PPKM Tak Efektif, WFH Digunakan untuk Bepergian Keluar Kota

Jekek menyatakan,efektif tidaknya tinggal dua hari di rumah nanti akan dilihat bersama setelah program itu dilaksanakan.

Bagi Jekek, semestinya sebelum mengambil kebijakan itu, Pemprov Jateng mengevaluasi pelaksanaan PPKM di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Dari data itu akan diketahui daerah mana saja yang mengalami kenaikan, penurunan hingga stagnan.

Dari hasil data statitstik itu, kata Jekek, dapat dilakukan dievaluasi penanganannya.

Bila tidak ada evaluasi, Jekek mengkhawatirkan kebijakan dua hari tinggal di rumah akan menjadi kebijakan spekulasi dan jadi perdebatan.

Maka sebelum kebijakan diambil sebaiknya seluruh kepala daerah harus sama persepsi terkait efektif tidaknya dan bentuk penegakannya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X