Kompas.com - 01/02/2021, 23:33 WIB
ilustrasi longsor Dokilustrasi longsor

KOMPAS.com - Jalur menuju kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen Bondowoso, Jawa Timur, terputus, Senin (1/2/2021) petang.

Jalur tersebut tertutup material akibat banjir bandang dan longsor setelah sebelumnya di wilayah itu diguyur hujan deras.

Kejadian yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB itu tepatnya di Jembatan Kali Pahit, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso.

Baca juga: Permintaan Maaf Ayah Siswi SMA yang Sebut Covid-19 Hoaks: Saya Belikan Handphone Supaya Dia Sekolah

"Sesuai informasi yang kami terima dari Camat Ijen, memang demikian, banjir dan longsor menutup akses, baik menuju Kawah Ijen maupun sebaliknya," ujar Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso Adi Sunaryadi seperti dilansir dari Antara, Senin malam.

Pihaknya telah mengirim Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD setempat ke lokasi banjir dan titik longsor yang mengakibatkan akses menuju wisata Ijen tertutup.

Hingga saat ini, Adi belum bisa memberikan keterangan secara detail mengenai dampak dari banjir dan longsor yang terjadi.

Sebab, petugas BPBD sedang dalam perjalanan ke lokasi.

Baca juga: Orangtua Siswi SMA yang Bakar Masker dan Sebut Covid-19 Hoaks Minta Maaf

Mengenai informasi kendaraan minibus yang terjebak banjir dan longsor yang menutup akses jalan di Jembatan Kali Pahit, kata dia, masih dilakukan pengecekan.

"Kalau kendaraan terjebak itu, karena tidak bisa melintas akibat banjir dan longsor yang menutup jalan. Saat ini, kami juga sudah berkoordinasi untuk mendatangkan alat berat," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X