Mulai Hari Ini, Pemkot Solo Tutup Sementara Operasional Taman Satwa Taru Jurug

Kompas.com - 01/02/2021, 20:55 WIB
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan Solo Zoo atau Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) di Solo, Jawa Tengah, 18 Juni lalu. Untuk menyiasati kekurangan dana, pengelola Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo muncul dengan ide penjualan tiket di muka. Antara Foto Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan Solo Zoo atau Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) di Solo, Jawa Tengah, 18 Juni lalu. Untuk menyiasati kekurangan dana, pengelola Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo muncul dengan ide penjualan tiket di muka.

SOLO, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah, kembali menutup sementara operasional Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) mulai Senin (1/2/2021) hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Solo Ahyani mengatakan, penutupan sementara operasional TSTJ karena pertimbangan kasus Covid-19 di Solo yang terus meningkat.

"Kita melihat kondisi pandemi Covid-19. Kalau sudah membaik kita buka lagi (TSTJ)," kata Ahyani di Solo, Jawa Tengah, Senin.

Meski ditutup sementara, pemberian pakan dan pemeriksaan kesehatan tetap dilakukan untuk menjamin kesejahteraan satwa koleksi TSTJ.

"Terutama petugas konservasi tetap masuk. TSTJ itu kan ada tiga misi, edukasi, konservasi dan rekreasi. Misi edukasi dan rekreasi ini kan kondisi sekarang kan tidak berfungsi. Yang berfungsi hanya misi konservasinya," ungkap dia.

Baca juga: Tak Ada Perayaan Imlek di Solo, Diganti Pembagian Masker dan Donor Darah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ahyani mengungkapkan, masih merumuskan anggaran untuk kebutuhan pakan satwa TSTJ selama ditutup sementara.

"Ini baru dirumuskan paling mungkin dari BTT (bantuan tak terduga). Untuk operasional di luar konservasi itu tidak diperbolehkan," terangnya.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, penutupan sementara operasional TSTJ dimulai hari ini karena tidak memungkinkan dibuka di tengah pandemi Covid-19.

Selama penutupan sementara, kebutuhan pakan satwa termasuk dokter hewan dan penjaga hewan telah dialokasikan melalui BTT.

"Untuk (pakan) hewannya boleh pakai BTT. Targetnya itu yang penting hewannya selamat dan pagawainya bisa bisa menanak nasi. Besuk itu mungkin bisa jadi dirumahkan. Tetapi keeper, dokter hewan dan satpam dipekerjakan seperti biasa," ungkap dia.

Dia menambahkan besaran BTT untuk tahun ini sebanyak Rp 1,9 miliar.

"Kemarin sudah kita anggarkan Rp 1,9 miliar untuk tahun ini. Namun, untuk karyawan administrasi sampai direkturnya itu tidak bisa," sambungnya.

Baca juga: Walkot Solo Tak Setuju Usulan Ganjar 2 Hari di Rumah untuk Tekan Kasus Covid-19

Sementara itu, Direktur Utama TSTJ Solo Bimo Wahyu Widodo membenarkan penutupan sementara operasional TSTJ karena pandemi Covid-19.

Penutupan dimulai awal Februari 2021 sampai menunggu keputusan pembukaan kembali oleh Wali Kota Solo.

"Jadi kita tidak menerima pengunjung, operasional konservasi berjalan normal," kata Bimo.

Selama pandemi Covid-19, jumlah pengunjung TSTJ menurun.

Dalam sehari jumlah pengunjung hanya sekitar 20-25 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.