Abai karena Vaksin, Kasus Covid-19 di Sumsel Melonjak 2.000 Dalam 2 Pekan

Kompas.com - 01/02/2021, 20:37 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 Shutterstock/Ongsa SIlustrasi virus corona, Covid-19

 

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kasus Covid-19 di Sumatera Selatan melonjak menjadi 2.000 orang positif dalam dua pekan terakhir.

Angka tersebut melambung tinggi dibandingkan sebelum vaksin Covid-19 dibagikan kepada seluruh tenaga medis.

Epidemilogi dari Universitas Sriwijaya Iche Andriyani mengatakan, tingginya kasus Covid-19 di Sumatera Selatan karena masyarakat yang mulai terlena akibat vaksinasi sudah berjalan.

Mereka beranggapan bahwa vaksinasi Covid-19 dapat menghilangkan pandemi dalam waktu singkat.

"Sehingga mereka mengabaikan protokol kesehatan dan kasus kembali melonjak. Ini sangat tinggi, dalam dua pekan saja di Sumsel sudah mencapai 2.000 kasus baru," kata Iche melalui sambungan telepon, Senin (1/2/2021).

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 1 Februari 2021

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Iche menjelaskan, meskipun vaksinasi telah berjalan, protokol kesehatan masih harus tetap dijalankan. Sebab, vaksinasi sendiri membutuhkan waktu yang panjang sampai pandemi dapat berakhir.

Menurut Iche, pada pekan awal di Januari 2021 kasus Covid-19 di Sumsel melandai. Namun, saat vaksinasi mulai berjalan di pertengahan bulan mendadak ada peningkatan kasus yang terlampau tinggi.

"Januari 2021 terjadi lonjakan kasus mencapai 2.000 kasus, dari yang sebelumnya sekitar 12.000 lebih kasus menjadi 14.230. Pekan ketiga dan keempat ini juga ada penambahan yang begitu masif," ujar Iche. 

Selain itu, Iche juga menyorotai mobilitas masyarakat yang kembali tinggi dengan bepergian ke luar wilayah.

"Semestinya ini juga diperhatikan, pendatang dari luar juga harus diskrining secara ketat keluar masuk Sumsel. Karena penularan banyak media, penerapan protokol kesehatan sekarang harus diperketat lagi," harapnya.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Januari 2021

Sementara itu, dari berdasarkan pantuan di situs Satgas Covid-19 Sumsel, jumlah kasus positif pada Minggu (31/1/2021) telah mencapain 14.310 orang. Dengan rincian, 704 orang meninggal, sembuh 11.713 dan kasus aktif 1.893.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.