Kabupaten Bogor Peringkat 1 Tingkat Kematian akibat Covid-19, Bupati Bogor: Kaget Juga Saya...

Kompas.com - 01/02/2021, 16:49 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin saat menghadiri Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/01/2021). KOMPAS.com/AFDHALUL IKHSANBupati Bogor Ade Yasin saat menghadiri Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/01/2021).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Bupati Bogor Ade Yasin terkejut mengetahui perbedaan data angka kematian akibat Covid-19 di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Hal itu ia katakan setelah Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar) merilis Kabupaten Bogor peringkat pertama atau paling tinggi kasus kematian Covid-19.

Berdasarkan data yang ditampilkan di situs web resmi https://pikobar.jabarprov.go.id/ terlihat jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 5.885 kasus.

Sementara untuk angka pasien Covid-19 yang meninggal sebanyak 304 orang.

Baca juga: Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Bogor Meninggal akibat Covid-19

Beda data

Jumlah tersebut justru berbanding terbalik dengan data yang dimiliki Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor.

Hingga data diperbarui Minggu (31/1/2021) kemarin, jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor terangkum sebanyak 7.862 kasus, dengan total kematian akibat Covid-19 hanya tercatat 81 kasus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ya makanya kaget juga kita, kaget juga saya (ada selisih di Pikobar)," kata Ade saat ditemui di kantor Sekda, Cibinong, Senin (1/2/2021).

Karena itu, lanjut Ade, sebelum dirinya memberikan penjelasan lebih lanjut perihal perbedaan data dengan provinsi itu. Tentunya, ia mengaku akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan tim Satgas Covid-19.

"Jadi besok akan kita rapatkan untuk mengungkap itu," ujar dia.

Baca juga: Syuting Sinetron Ikatan Cinta Timbulkan Kerumunan, Bupati Bogor: Kalau Melanggar, Harus Dibubarkan

Dugaan selisih data

Ade yang juga sebagai ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menduga bahwa data yang diperoleh Pikobar tersebut kemungkinan didukung atau laporan langsung dari keluarga dan tetangga di lingkungan masyarakat.

Di mana dalam hal ini, imbuh dia, ada orang sekitarnya yang terkonfirmasi positif hingga meninggal dunia.

Akibatnya, terdapat perbedaan antar kedua data milik Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Bogor.

"Karena kalau Pikobar kan mungkin masuk dari laporan masyarakat langsung bahwa tetangganya meninggal dan lain-lain, berbagai kemungkinan ada, makanya besok kita rapatkan kaitan itu," jelas Ade seraya pergi memasuki mobil pribadinya.

Baca juga: Bupati Bogor: Pak Wabup Bukan Gagal Divaksin, hanya Ditunda, Warga Jangan Takut...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.