Kompas.com - 01/02/2021, 11:57 WIB
Ketua Panitia Bersama Imlek 2572/2021 Sumartono Hadinoto. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKetua Panitia Bersama Imlek 2572/2021 Sumartono Hadinoto.

SOLO, KOMPAS.com - Perayaan Tahun Baru Imlek 2572/2021 di Solo, Jawa Tengah, ditiadakan karena masih pandemi Covid-19.

Ketua Panitia Bersama Imlek 2572/2021 Sumartono Hadinoto menerangkan, pihaknya sudah berkonsultasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terkait peniadaan perayaan Tahun Baru Imlek 2021.

Biasanya, sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Kawasan Pasar Gede dipasangi lampion, tahun ini tidak dipasangi untuk menghindari terjadinya kerumunan massa.

"Imlek sebenarnya tujuan kami adalah membranding Solo. Tapi risikonya dengan dipasang lampion seperti Imlek-imlek sebelumnya kerumunan massa ini tidak bisa kita hindari. Akhirnya sepakat untuk tahun ini tidak ada Imlek," kata Martono di Solo, Jawa Tengah, Senin (1/2/2021).

Baca juga: Ketika Senandung Bengawan Solo Berkumandang di Perayaan Imlek Untar

Martono menambahkan atraksi liong dan barongsay yang biasa turut meramaikan perayaan Imlek dengan turun ke jalan, tahun ini tidak ada.

"Kita semua prihatin, kita semua mendoakan Covid-19 segera selesai. Barongsay tidak turun ke jalan," terang pria yang juga menjabat sebagai CEO PMI Solo.

Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk merayakan Imlek tahun ini di rumahnya masing-masing.

"Para keluarga yang merayakan silaturahmi bisa lewat online. Tidak perlu berbondong-bondong datang ke rumah," kata dia.

Baca juga: Kenakan Cheongsam Hadiri Perayaan Imlek Nasional, Jokowi: Saya Senang Pakai Ini

Lebih lanjut, panitia bersama Imlek akan melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian 50.000 masker dan donor darah.

Kegiatan donor darah ini akan dilaksanakan selama lima hari berturut-turut pada perayaan Imlek di PMI Solo.

"Selama lima hari sejak tanggal 10, 11, 12, 13 dan 14 Februari 2021 setiap donor ke PMI, baik donasi plasma atau donor darah biasa kita tambah apresiasi kue keranjang," ungkap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X