Rugikan Negara Rp 5 miliar, Kejari Grobogan Tetapkan Broker Lahan Bulog sebagai Tersangka Mark Up

Kompas.com - 31/01/2021, 16:56 WIB
Petugas Kejari Grobogan, Jawa Tengah menunjukkan barang sitaan, mobil Toyota Fortuner milik Kusdi, tersangka mark up anggaran pengadaan lahan Perum Bulog di Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo, Minggu (31/1/2021). KOMPAS.COM/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHOPetugas Kejari Grobogan, Jawa Tengah menunjukkan barang sitaan, mobil Toyota Fortuner milik Kusdi, tersangka mark up anggaran pengadaan lahan Perum Bulog di Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo, Minggu (31/1/2021).

GROBOGAN, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, mengungkap kasus penyelewengan anggaran dalam pengadaan lahan Perum Bulog seluas 6 hektare di Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo.

Kepala Kejaksaan Negeri Grobogan Haryoko Ari Prabowo menyampaikan, dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya dugaan mark up anggaran untuk pembelian lahan kosong pada 2018 lalu tersebut.

Diketahui, untuk total pembebasan lahan yang direncanakan untuk pembangunan gudang tersebut mencapai Rp 20 miliar. Namun, setelah ditelusuri ada indikasi penggelembungan anggaran sebanyak Rp 5 miliar.

"Negara mengalami kerugian Rp 5 miliar," kata Prabowo, saat dihubungi Kompas.com, melalui ponsel, Minggu (31/1/2021).

Baca juga: Ini Rincian Wilayah Karawang yang Diterjang Puting Beliung

Sejauh ini tim penyidik Kejari Grobogan telah memeriksa sedikitnya 12 saksi untuk dimintai keterangan seputar pengadaan lahan Perum Bulog tersebut. Di antaranya yakni pihak penjual tanah ke Bulog serta pihak desa.

Dalam perkembangannya, salah seorang broker atau makelar pembelian lahan tersebut berinisial KS, warga Kecamatan Danyang, Grobogan, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dari hasil penyelidikan terkait dugaan mark up anggaran itu tercatat ada transfer uang yang masuk ke rekening pribadi KS sebesar Rp 5 miliar.

"Kami tetapkan KS menjadi tersangka mark up anggaran pengadaan lahan Bulog beberapa hari lalu. Uang Rp 5 miliar tersebut diperkirakan mengalir ke beberapa orang dan tentunya juga telah dimanfaatkan tersangka," ungkap Prabowo.

Atas penetapan tersangka ini, Kejari Grobogan sekaligus menyita uang sebesar Rp 500 juta dan mobil Toyota Fortuner bernomor polisi K 8389 BF milik tersangka untuk memulangkan potensi kerugian negara. 

Baca juga: Gedung SMPN 5 Lamba Leda Ambruk Diterjang Angin Puting Beliung

Tak hanya itu, Kejari Grobogan juga sudah mengajukan izin sita sebidang tanah seluas 500 meter persegi di Kabupaten Karanganyar kepunyaan tersangka.

Ditanya apakah ada kemungkinan dugaan keterlibatan dari internal Perum Bulog, pihak Kejari Grobogan belum bisa memastikan.

"Kami masih mendalami adanya keterlibatan tersangka lain dan kemungkinan lain. Semoga saja ada tersangka lain untuk mengembalikan kerugian negara," pungkas Prabowo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.